Main Menu

PDIP Tidak Akan Ikut Campur Soal Wakil Gubernur DKI

Abdul Rozak
17-08-2018 17:32

Prasetyo Edi Marsudi.(ANTARAnews/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menegaskan tidak akan ikut campur dalam penentuan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta antara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dua partai ini mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017.


Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta saat ini kosong setelah ditinggalkan Sandiaga Uno. CEO Saratoga Group tersebut mundur untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2019 sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat.

“Silakan saja saya enggak ikut campur soal internal pemilihan wakil gubernur, tapi kan mekanismenya kami (DPRD) yang jalankan,” ungkap Prasetio kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/8).

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini menambahkan DPRD DKI akan membahas terlebih dahulu pengunduran Sandiaga Uno. Sesuai aturan, pengunduran diri wakil gubernur harus dibahas maksimal 18 hari setelah pengajuan surat.

“Kalau masalah wakil gubernur itu tidak ada batas waktu. Tetapi pengunduran diri sesuai aturan maksimal 18 hari,” lanjut Prasetio.

Seperti diberitakan, hubungan PKS-Gerindra yang semula rukun mulai memanas memperebutkan kursi wakil gubernur. Kedua partai mengklaim menjadi yang paling berhak untuk mengisi posisi tersebut.

Di kubu Partai Gerindra, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua DPRD Mohammad Taufik dijagokan untuk menggantikan posisi Sandiaga. Sementara di PKS mencuat nama Mardani Ali Sera dan Triwisaksana.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
17-08-2018 17:32