Main Menu

Wapres ke Lombok akan Rapat Rekonstruksi dan Rehabilitasi

Anthony Djafar
21-08-2018 06:45

Wakil Presiden Jusuf Kalla bertolak ke ke Lombok, NTB, Selasa pagi, (21/8). (Dok. Setwapres/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla bertolak ke ke Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa pagi, (21/8).


Wapres mengunakan pesawat khusus Kepresidenan Bae RJ-85 lepas landas pukul 06.30 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Lombok.

Keberangkatan Wapres didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Sosial Idrus Marham dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Di Lombok, Wapres akan memimpin rapat dan meninjau dampak gempa Lombok, serta memastikan rencana rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana alam di provinsi NTB berjalan dengan baik.

Diketahui, gempa susulan kembali terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dengan kekuatan 5,2 skalla richter, pada Senin kemarin (20/8).

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan juga terjadi dengan kedalaman 10 kilometer, pusat gempa berada pada 32 kilometer sebelah Timur Laut Lombok Timur, NTB.

Gempa ini masih rangkaian dari gempa yang melanda Lombok pada 5 Agustus 2018 lalu sehingga menyebabkan korban jiwa sekitar 436 orang, dan kurang lebih 352.793 orang mengungsi.

Rentetan gempa susulan terus kembali mengguncang Lombok seperti terjadi pula pada Minggu, 9 Agustus 2018 sejak pagi hingga malam, namun yang paling kuat tercatat terjadi pada pukul 21.56.27 WIB atau 22.56.27 WITA berkekuatan 7.0 skala ricghter (SR), dengan titik koordinat gempa pada 8.28 LS, 116.71 BT, di 30 Km Timur Laut Lombok Timur, pada kedalaman 10 km.

Rencananya, Wapres dan rombongan setelah selesai memimpin rapat dan mendengar laporan dari Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat serta memberikan arahannya, akan kembali ke Jakarta pada sore dihari yang sama.

Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
21-08-2018 06:45