Main Menu

PA 212: Jangan Halangi Gerakan #2019GantiPresiden

Ervan
27-08-2018 08:49

Sekelompok orang menghadang mobil yang membawa Neno Warisman dengan cara memblokir pintu keluar Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8). Massa menolak kehadiran neno Warisman yang akan mengikuti acara deklarasi #2019GantiPresiden yang akan digelar di Pekanbaru pada Minggu (26/8). (ANTARA/Rony Muharrman/RT)

Jakarta, Gatra.com - Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mengecam tindakan Persekusi terhadap aktivis gerakan #2019GantiPresiden seperti Neno Warisman di Bandara Syarif Kasim II, Riau dan Ahmad Dhani di Surabaya Sabtu (25/8) lalu.

 

PA 212 menilai aksi persekusi yang dilakukan warga menciderai Demokrasi dan kurang manusiawi.

"Stop persekusi, jangan halangi kebebasan berpendapat yang dijamin Undang-Undang dan tidak melanggar konstitusi," kata Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, Senin (27/8).

Menurut Slamet, aparat keamanan dan penegak hukum adalah wasit. Ia memperingatkan hati hati Jika wasit ikut bermain di lapangan jangan salahkan penonton masuk kedalam Lapangan.

"Gerakan #2019Ganti Presiden sah secara konstitusi, lindungi jangan dikasari, sayangi jangan dipersekusi, cintai Jangan dibenci," ucapnya.


Reporter : Ervan Bayu
Editor : Mukhlison

Ervan
27-08-2018 08:49