Main Menu

Di Balik Pelukan Jokowi-Prabowo, Fahri: Politik Juga Punya Batas

Wem Fernandez
30-08-2018 21:26

Hanifan Yudani Kusumah, merangkul Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto untuk berpelukan bersama disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan). (Dok.Biro Pres/RT)

 

 

Jakarta, Gatra.com - Beragam tanggapan positif muncul saat atlet silat peraih emas di Asian Games, Hanifan Yudani Kusumah, merangkul Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto untuk berpelukan bersama.

 

Komentar pada umumnya mengaitkan dengan Pilpres yang akan diikuti oleh dua kandidat bakal calon presiden ini agar berjalan damai, tenang dan tidak menimbulkan konflik panjang. 

Salah satu tanggapan datang dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fahri Hamzah. Baginya, jalannya Pilpres bisa disamakan dengan olahraga tersebut, dimana kontestan berusaha mengalahkan kontestan lainnya untuk bertengger sebagai juara. Hanya saja ada rule yang perlu diperhatikan oleh masing-masing kontestan. 

“Pencak silat ada batas dalam permainan, tidak boleh memukul bagian bawah, bagian tertentu, tidak boleh meneruskan serangan kalau orang sudah jatuh. Jadi pemain tahu batasnya. Nah itu yang saya kira dalam politik terjadi. Pak Prabowo dia tahu batasnya, Pak Jokowi juga mungkin dia tahu batasnya,” ujar Fahri di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, (30/8). 

Hal yang membuat perbedaan adalah penonton yang hadir. Kadang, lanjut Fahri, penonton justru berlaku tanpa tahu batas. Begitu juga dalam politik, pihak-pihak yang berada di sekitar lingkaran kekuasaan berlaku demikian. 

“Itu yang mau saya ingatkan, tolong orang-orang yang punya kekuasaan di sekitar presiden, karena dia incumbent batasi kekuasaan kalian. Jangan kekuasaan itu dipakai untuk partisan. Karena jabatan di sekitar presiden itu adalah jabatan non partisan. Apalagi yang punya struktur ke bawah seperti TNI, Polri, BIN, haram hukumnya partisan. Karena itu nanti membuat yang di akar rumput tambah kacau,” tegas dia. 


Reporter: Wem Fernandez  
Editor: Mukhlison

Wem Fernandez
30-08-2018 21:26