Main Menu

Fadli Zon Kritik Bawaslu Yang Loloskan Bacaleg Eks Koruptor

Wem Fernandez
31-08-2018 15:36

Wakil ketua DPR Fadli Zon (Antara/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon mengkritik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang meloloskan eks koruptor menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg).

 

Dikatakan Fadli, sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang tidak membolehkan eks koruptor, pelaku kejahatan seksual dan bandar narkoba menjadi Bacaleg, maka penyelenggara pemilu lainnya (Bawaslu) juga harus mengikuti aturan tersebut.

“Dalam mengambil satu keputusan itu semua harus adil. Kalau dibolehkan (ya) dibolehkan semua, tidak boleh maka tidak boleh semua. Dan ini harus ada aturan yang jelas,” tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, (31/8).

Menurut politisi Gerindra ini, langkah Bawaslu justru membuat ketidakjelasan dalam hukum. Bagaimana mungkin, di KPU melarang eks koruptor menjadi bacaleg, sementara Bawaslu justru menyetujuinya.

“Kalau boleh, boleh semua. Kalau tidak boleh ya tidak boleh semua. Saya kira ini yang harus tegas. Karena kalau ada yang satu boleh yang lain tidak boleh ini tidak adil,” tegas dia.

KPU sebelumnya tidak meloloskan lima orang eks koruptor saat melakukan pendaftaran karena tidak memenuhi syarat. Tidak terima, mereka kemudian mengajukan sengketa pendaftaran ke Bawaslu dan Panwaslu setempat. Ironisnya, hasil sengketa justru menyatakan ketiganya memenuhi syarat.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Hidayat Adhiningrat P

Wem Fernandez
31-08-2018 15:36