Main Menu

Harjono: DKPP akan Bertemu KPU dan Bawaslu Bahas Caleg Koruptor

Anthony Djafar
02-09-2018 08:34

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono.(ANTARA /Hafidz Mubarak A/re1)

Jakarta, Gatra.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono menyebut bahwa DKPP akan menggelar pertemuan tripartit antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyikapi kontroversi lolosnya Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) eks narapidana koruptor.

 

Menurut Harjono pertemuan segitiga ini merupakan pertemuan biasa yang salah agendanya membahas mengenai lolosnya beberapa Bacaleg koruptor oleh Bawaslu.

“Ini sebetulnya pertemuan tiga pihak yang biasa dilakukan. Akan dibahas Caleg eks koruptor dan itu bisa saja dilakukan,” kata Harjono kepada Gatra.com, Minggu (2/9).

Mantan hakim Mahkamah Konstitusi ini mengatakan bahwa pertemuan antara KPU dan Bawaslu membahas atau membicarakan sesuatu sudah biasa dilakukan dan tempatnya pun kadang bergantian. Kali ini pertemuannya direncanakan berlangsung di kantor DKPP pada Rabu 5 September itu, karena penggagasnya dari DKPP.

“DKPP kali ini inisiator,” katanya.

Sebagaimana diketahui Bawaslu meloloskan mantan narapidana korupsi sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) 2019. Ketika masa pendaftaran bacaleg, mantan koruptor tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU.

Rupanya, mereka mengajukan sengketa pendaftaran ke Bawaslu dan Panwaslu setempat. Hasil sengketa menyatakan ketiganya memenuhi syarat (MS) untuk tetap menjadi bacaleg.

Keputusan Bawaslu yang meloloskan Bacaleg tersebut menimbulkan polemik karena menurut KPU itu bertentangan dengan Peraturan KPU No. 14 dan 20 tentang Pencalonan Calon Anggota Legislatif, yang melarang caleg dari narapidana korupsi kasus korupsi, kejahatan seksual anak dan narkoba.

Sementara itu, Bawaslu beranggapan bahwa Bawaslu hanya akan taat terhadap keputusan MA, apapun putusan itu.


Anthony Djafar

Anthony Djafar
02-09-2018 08:34