Main Menu

Joko Widodo Inginkan Rehabilitasi Rumah Pengungsi Gempa Lombok Tuntas

Birny Birdieni
02-09-2018 21:14

Dialog Presiden dengan warga Lombok Utara. (GATRA/Hernawardi)

Mataram, Gatra.com- Dalam satu bulan terakhir Presiden Joko Widodo sudah tiga kali bertandang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Presiden ingin memastikan dan memantau perkembangan terbaru penanganan penanggulangan bencana gempa Lombok sekaligus tuntasnya rehabilitasi perumahan para pengungsi.

 

Presiden mengingatkan agar penanganan gempa Lombok haruslah dilakukan dengan baik dan semaksimal mungkin. Sehingga apa yang menjadi harapan pemerintah dan masyarakat NTB yang terkena dampak gempa bisa terkurangi beban psikologisnya.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk kuat dan ikhlas serta sabar menghadapi ujian yang diberikan Alloh SWT,” kata Presiden Jokowi dihadapan warga Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Minggu (2/9).

Pada saat dialog dengan warga setempat, Presiden Jokowi juga menyerahkan langsung bantuan berupa buku tabungan yang berisi dana dari pemerintah untuk para korban gempa. Yakni guna merenovasi tempat tinggal mereka yang hancur dan rusak akibat gempa.

"Pembagian buku tabungan juga akan segera kita lakukan pada warga lainnya. Nanti pak camat yang bagi. Karena data rumah yang masuk baru 71.000 dan yang sudah terperivikasi baru 19 ribuan," jelas Presiden.

Pada kesempatan tersebut Presiden juga mendengarkan pertanyaan dari salah seorang warga. “Kami belum dapat bantuan pengganti rumah. Mohon kiranya Bapak Presiden memberi perhatian,” kata Raden Jumain warga setempat.

Atas pertanyaan tersebut Presiden mengatakan bahwa segala bentuk bantuan sudah mulai didistribusi secara bertahap. “Berikanlah kepercayaan kepada pemerintah. Tidak ada yang sampai dilupakan,” kata Jokowi.

Dalam kunjungan tersebut, selain berdialog dengan warga setempat Presiden juga mengunjungi para pengungsi. Sekaligus meninjau posko pengungsi dan pembangunan Puskesmas darurat di Kecamatan Pemenang.

Turut mendampingi Presiden diantaranya Menteri Sosial Agus Gumiwang, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Adita Irawati dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.


Reporter: Hernawardi
Editor Birny Birdieni

Birny Birdieni
02-09-2018 21:14