Main Menu

Bamsoet Minta Aparat Tangani Pro Kontra Gerakan #2019GantiPresiden

Ervan
03-09-2018 20:49

Ketua DPR Bambang Soesatyo. (GATRA/Abdurachman/RT)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta TNI, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) terus memantau manuver ataupun gerakan-gerakan politik yang berpotensi menciptakan adu domba dan mengorbankan masyarakat.

 

Sebelumnya, deklarasi #2019GantiPresiden dan penolaknya terjadi di Pekanbaru, Riau, serta Surabaya, Jawa Timur memicu pertentangan di masyarakat yang berpotensi gesekan yang lebih luas.

Bamsoet mengatakan, sejauh ini kinerja TNI, Polri dan BIN patut diapresiasi karena berhasil menetralkan kondisi di masyarakat di tengah maraknya manuver para politisi.

“Tindakan antisipatif patut diteruskan. Pimpinan DPR berharap apa yang terjadi di Surabaya dan Riau belum lama ini tidak berulang di kota-kota lainnya,” ujarnya, Senin (3/9).

Legislator Partai Golkar itu menambahkan, seyogianya suasana menuju tahun politik 2019 tetap menyenangkan. Selain itu, kata Bamsoet, suasana kondusif di masyarakat juga harus dipertahankan meski ada perbedaan sikap soal polirik. 

Mantan ketua Komisi III DPR itu menilai tak ada yang salah dengan deklarasi #2019GantiPresiden. Bahkan atas nama demokrasi atau kebebasan berpendapat, kata Bamsoet, gerakan #2019GantiPresiden tidak bisa disalahkan.

“Pun, ketika para pegiat deklarasi itu punya massa pendukung di beberapa tempat, juga tidak boleh dikecam. Bahkan semua pihak patut menerimanya sebagai fakta apa adanya,” ucapnya.

Tetapi ia mengingatkan apart keamanan agar selalu menjadi penengah dan pencegah konflik horizontal.

“Aparat keamanan di setiap daerah wajib hadir untuk menengahi sekaligus mencegah gesekan,” tegasnya.

Oleh karena itu Bamsoet meminta masing-masing kelompok bisa menahan diri. “Semua pihak juga harus menghormati aparat keamanan di setiap daerah ketika mereka harus membuat keputusan terbaik untuk meminimalisasi risiko sekecil apa pun,” pungkasnya.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Mukhlison

Ervan
03-09-2018 20:49