Main Menu

Hindari Fitnah, Ustaz Abdul Somad Sebaiknya Mengadu ke Polisi

Wem Fernandez
04-09-2018 14:22

Ustad Abdul Somad (ANTARA/Rahmad/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily, meminta ustaz kondang Abdul Somad melaporkan pihak-pihak yang menolak ceramah yang hendak disampaikan di beberapa daerah kepada pihak berwajib. Langkah ini penting untuk menghindari interpretasi atau spekulasi yang bisa dihubungkan dengan politik.

 

“Seakan-akan intimidasi itu terkait dengan politik. Nanti bisa-bisa melahirkan fitnah,” kata Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Ace menjelaskan, dalam negara demokrasi, jelas tidak boleh untuk melarang, menghalangi atau mengintimidasi siapapun yang hendak menyampaikan dakwah sejauh kegiatan itu tidak menimbulkan keresahan bahkan menyebarkan hoax di masyarakat.

“Apalagi memiliki tendesi politik mengadu domba, menyebarkan kabar hoax dan menebar kebencian,” singkat dia.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad mengaku mendapat ancaman dan intimidasi terkait rencana ceramah di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dai asal Riau ini kemudian menyampaikan informasi penolakan dirinya di akun instagram, @ustadzabdulsomad.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), Senin, (3/9), kemarin menyesalkan ulah segilintir orang atau ormas yang melarang tausiyah Abdul Somat. Jika karena tidak nasionalis atau menyebarkan kebencian, bagi HNW, alasan tersebut terlalu mengada-ngada.

“Di Jakarta saja, beliau sudah diundang Wapres berceramah, diundang KSAD, berceramah dengan KSAD, beliau diundang oleh pimpinan MPR. Terus kurang NKRI apa? Saya khawatir mereka yang mempersekusi beliau dengan alasan Pancasila, mereka sendiri yang tidak menghayatinya dengan benar,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Hidayat Adhiningrat P

Wem Fernandez
04-09-2018 14:22