Main Menu

Dorong Pemerintahan Bersih, IIPG Gelar Penghargaan Kepala Daerah

Mukhlison Sri Widodo
05-09-2018 20:52

Seminar Public Governance Workshop (GATRA/Adi Wijaya/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Indonesia Institute for Public Governance (IIPG) menggelar seminar Public Governance Workshop yang bertema “Public Sector Governance in Digital Era: Enhancing Policy and Innovation” di Jakarta Selasa, (4/9) lalu. 

 

Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Pandu Negeri (APN) 2018 yang akan diselenggarakan pada 26 Oktober mendatang. “Kita akan memberikan penilaian-penilaian kepada pemerintah daerah, dengan berbagai kriteria yang telah ditetapkan,” kata Sigit Pramono, Ketua Umum IIPG, saat membuka seminar ini. 

Sigit menyatakan sekarang ini banyak berita-berita yang kurang baik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perilaku kepala daerah.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK di daerah melibatkan dua sisi yakni perusahaan dan pemerintah daerah. Untuk itu melalui dua sisi ini, antara korporasi (perusahaan) dan lembaga publiknya harus diperbaiki bersama,

“Karena itu kita harus selalu memberikan virus positif terhadap tata kelola pemerintahan daerah agar menjadi lebih baik,” kata Sigit.

Sigit menceritakan, pada awalnya, pendirian IIPG ini merupakan inisiatif dari 10 perguruan tinggi di Indonesia. Pada dasarnya kata Sigit, IIPG ini merupakan organisasi nir-laba yang soal internalisasi tata kelola perusahaan di Indonesia, yang pada awalnya berfokus pada tata kelola perusahaan.

Selama ini masih kata Sigit, kegiatannya terkait dengan tata kelola berupa pelatihan, workshop, riset dan lain-lain. Selain itu juga memberikan penghargaan kepada perusahaan yang berkinerja baik. 

“Kemudian berkembang pada fokus ke lembaga-lembaga publik,” ujarnya. 

“Kami juga memberikan penghargaan kepada kepala daerah dengan tata kelola dan kinerja yang baik. Kami memulai dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan pemerintah kota,” Sigit menambahkan.

Penghargaan ini diberikan oleh IIPG kepada para Gubernur, Bupati dan Wali kota. Penghargaan yang telah berlangsung selam dua tahun belakangan ini adalah Anugerah Pandu Negeri. 

Dengan harapan, dapat meningkatkan tata kelola perusahaan atau lembaga publik untuk membangun jiwa, sebagimana lagu Indonesia Raya.


Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
05-09-2018 20:52