Main Menu

Panglima TNI Buka Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache and Spouse Culture

Ervan
06-09-2018 08:47

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membuka Gebyar Karya Pertiwi (GATRA/Ervan Bayu/FT02)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membuka Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache and Spouse Culture yang akan dilaksanakan tanggal 6 sampai 8 September 2018 di Balai Sudirman Jakarta Selatan, dengan tema “Menuju Wirausaha Mandiri Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga”.

 

Kegiatan tersebut dianggap sebagai salah satu perwujudan TNI dalam upaya melestarikan budaya nusantara serta memperkenalkan budaya manca negara.

"Kegiatan ini sesuai dengan tuntunan kemandirian dan inovasi untuk kemandirian usaha guna meningkatkan kesejahteraan prajurit," ujar Panglima TNI di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (6/9).

Selain itu, Gebyar Karya Pertiwi dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73 tahun 2018. Ada pun tujuannya adalah untuk menggali potensi keterampilan Prajurit TNI dan keluarganya, meningkatkan dan mengembangkan wirausaha Prajurit TNI dan keluarganya serta usaha binaan yang dilakukan oleh TNI, meningkatkan kesejahteraan keluarga Prajurit TNI, dan menambah wawasan Prajurit TNI serta keluarganya di bidang kewirausahaan.

“Gebyar Karya Pertiwi 2018 merupakan yang pertama dan rencananya akan dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini adalah untuk memberikan wadah kepada para istri tentara dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara dan IKKT Pragati Wira Anggini,” ujar Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto.

Menurut Nanny, konsep dari acara Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache and Spouse Culture  adalah memajukan dan mengembangkan budaya hasil karya anak bangsa berupa perpaduan bazar produk-produk UMKM (Usaha Miko Kecil Menengah) berkualitas dengan penampilan pertunjukan seni dan budaya Indonesia dan budaya manca negara serta berbagai workshop yang bertemakan kewirausahaan dan peningkatan kompetensi kewirausahaan.

“Harapan yang dicapai pada acara Gebyar Karya Pertiwi agar lahir motivasi dan kreativitas kewirausahaan di kalangan masyarakat pada umumnya dan khususnya di lingkungan keluarga Prajurit TNI, sehingga dengan usaha mandiri mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.

Peserta dari Gebyar Karya Pertiwi antara lain, Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, IKKT Pragati Wira Anggini, Dharma Pertiwi Pengurus Daerah, Bhayangkari. Juga hadir partisipasn dari atase militer yang ada di Indonesia, di antaranya Australia, Brazil, Brunai Darussalam, Kanada, Prancis, India, Jepang, Meksiko, Selandia Baru, Pakistan, Polandia, Filipina, Rusia, Singapura, Korea Selatan, Thailand dan Inggris serta pelaku usaha UMKM seluruh Indonesia.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Aries Kelana

 

 

Ervan
06-09-2018 08:47