Main Menu

KPK Panggil Kabid PUPR Lamsel Soal Suap Bupati Zainudin Hasan

Iwan Sutiawan
06-09-2018 11:39

Ilustrasi KPK. (GATRA/Abdurachman/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Syahroni untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel).

 

Selain Syahroni, kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Kamis (6/9), penyidik lembaga antirasuah juga memanggil satu saksi lainnya yakni Rusman Efendi untuk menjalani pemeriksaan.

"Syahroni dan Rusman Efendi saksi untuk tersangka ZH [Zainudin Hasan, Bupati Lamsel], tindak pidana korupsi suap terkait barang dan jasa di Pemkab Lamsel tahun 2010," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Lamsel, Zainudin Hasan; Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung, Agus Bhakti Nugroho; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lamsel, Anjar Asmara; dan bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan sebagai tersangka.

Gilang Ramadhan diduga menyuap Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara sekitar Rp600 juta terkait sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lamsel.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK di Bandar Lampung dan Lamsel pada Kamis (26/7/2018). Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK menangkap 13 orang dalam OTT ini.

KPK menyangka Gilang Ramadhan diduga sebagai pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sedangkan Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara diduga sebagai penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
06-09-2018 11:39