Main Menu

KPK Periksa Manager Marketing PT NKE Saksi Korupsi PT DGI

Iwan Sutiawan
06-09-2018 12:05

Juru bicara KPK Febri Diansyah (GATRA/Adi Wijaya/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang membelit PT Duta Graha Indah (PT DGI) yang kini bersulih nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring (PT NKE) salah satunya terkait proyek pembangunan Rumah Sakit Pendiidkan Udayana (Unud) Bali tahun 2009-2011.

 

Untuk mengusut kasus ini, kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Kamis (6/9), penyidik memanggil Manager Marketing PT NKE, Laurensius Teguh Khasanto Tan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi tersangka PT NKE.

KPK menetapkan PT DGI yang kini bernama PT NKE sebagai tersangka karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam proyek pembangunan RS Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana (Unud) Bali tahun anggaran 2009-2011.

Penetapan PT DGI sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan perkara dengan tersangka sebelumnya, yakni Dudung Purwadi selaku Direktur Utama (Dirut) PT DGI dan Made Mergawa selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

PT DGI yang kini bernama PT NKE melalaui tersangka Dudung Purwadi diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan meyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam pembangunan RS Unud sehingga merugikan keuangan negara sejumlah Rp 25 milyar dari proyek senilai Rp 138 milyar.

KPK menyangka PT DGI yang kini bernama PT NKE melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

KPK mengembangkan kasus yang membelit tersangka korporasi ini terkait 6 proyek di antaranya pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) Pendidikan di Universitas Mataram dan pembangunan gedung BP2IP di Surabaya.

Kemudian, pembangunan gedung RSUD di Kabupaten Dharmasraya atau Sungai Dareh, pembangunan gedung Cardiac di RS Adam Malik Medan, pembangunan paviliun di RS Adam Malik Medan, dan pembangunan gedung RS inspeksi tropis di Surabaya.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
06-09-2018 12:05