Main Menu

Isu Tujangan Guru Dihapus, Jokowi Pasang Badan

Mukhlison Sri Widodo
06-09-2018 18:47

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ANTARA/Hafidz Mubarak A/RT)

Surabaya, Gatra.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan siap pasang badan bagi para guru untuk tetap mendapatkan haknya, terutama hak mendapat Tunjangan Profesi Guru (TPG).

 

Hal itu ditegaskan Jokowi guna menepis kabar yang belakangan santer beredar di media sosial bahwa pemerintah berencana akan menghapuskan atau menghentikan TPG. Jokowi menegaskan bahwa kabar itu salah.

"Tunjangan profesi guru dihentikan itu isu bahaya. Saya menegaskan itu kabar hoaks," kata Jokowi di hadapan para guru dan mahasiswa dalam Pembukaan Rakernas PGRI di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Kamis (6/9).

Kehadiran Jokowi didampingi, Menteri Agama Lukman Saifuddin, Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Selain untuk membuka Rakernas PGRI, Jokowi juga sekaligus untuk mengisi kuliah umum wawasan kebangsaan bagi para mahasiswa.

Beberapa waktu ini, santer terdengar di media sosial bahwa pemerintah hendak menghapus tunjangan profesi.

Jokowi memastikan tidak akan menghapus TPG. Bila ada upaya penghapus TPG, Jokowi menegaskan siap berada di garis depan sebagai orang pertama yang menolak.

"Demi kesejahteraan guru yang telah mendidik dan mencerdaskan bangsa, saya bersedia berdiri di depan untuk membela (guru),” tegasnya.

Menurut Jokowi, dirinya pasang badan membela guru dengan harapan para guru bisa meningkatkan kualitas dalam mendidik anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.

Tepisan Jokowi perlu ditegaskan kembali karena meski sudah dibantah oleh Menteri Ekonomi Sri Mulyani, kabar penghapusan TPG itu masih terus diedarkan. “Sekali lagi saya tegaskan (itu hoaks), meskipun sudah dijelaskan Menteri Keuangan,” tandasnya.


Reporter: Abdul Hady JM
Editor: Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
06-09-2018 18:47