Main Menu

Lanjutkan Perjuangan Kiai NU, Prabowo Ziarah Makam Mbah Hasyim

Mukhlison Sri Widodo
06-09-2018 18:56

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga kanan) menabur bunga saat ziarah ke makam Syaikhona Kholil di Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (6/9). Sebelumnya Prabowo juga melakukan ziarah ke makam pendiri NU KH Hasyim Asy'ari dan makam KH Wahid Hasyim serta KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang. (ANTARA/Saiful Bahri/RT)

Jombang, Gatra.com - Bakal calon Presiden Prabowo Subianto mangaku sejak dulu dirinya sering berziarah ke makam para pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Sebab, dia memang memiliki kedekatan dengan para kiai dan tokoh NU.

 

"Dari dulu saya dekat dengan NU. Saya kenal baik dengan keluarga Gus Dur. Jadi secara dari waktu ke waktu ya saya suka ziarah ke sini," ujarnya usai ziarah di makam pendiri NU KH Hasyim Asy'ari dan makam Gus Dur, di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Kamis (6/9).

Ketua umum Partai Gerindra itu ziarah dengan didampingi Fuad Bawazier, Ketua DPD partai Gerindra Jatim Soepriyatno, Sekretaris DPD partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad dan beberapa jajaran pengurus lainnya.

Usai tahlil dan doa, Prabowo menaburkan bunga di makam Kiai Hasyim, KH Wahid Hasyim, makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan beberapa makam keluarga besar Tebuireng.

Dari Tebuireng, Prabowo bersama rombongan bertolak menuju makam KH Wahab Hasbullah di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, dan dilanjutkan ke makam Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, Madura.

Prabowo juga mengagumi sosok Kiai Hasyim Asy'ari dan para pendiri NU lainnya. Selain sebagai ulama dan pendiri ormas Islam terbesar di Indonesia, Kiai Hasyim juga dikenal sebagai tokoh nasionalis. Sehingga patut diteladani.

"Mereka pahlawan yang berjasa pada negara, mereka tokoh Islam tapi nasional," tegasnya.

Sebelum ziarah di makam Kiai Hasyim, Prabowo melakukan pertemuan tertutup dengan wakil pengasuh Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfud alias Gus Kikin dan jajaran pengasuh lainnya di dalem kesepuhan.

Sementara, Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadat menjelaskan, Prabowo merasa berkewajiban untuk ziarah ke makam para kiai NU, sebab bagi Prabowo NU memiliki peran penting dalam perjalanan perjuangan bangsa Indonesia.

"Jadi Pak Prabowo merasa perlu mengambil spirit (mereka) untuk melanjutkan perjuangan kedepan," kata Sadad.


Reporter: Abdul Hady JM
Editor: Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
06-09-2018 18:56