Main Menu

Kemensos Targetkan Penurunan Kemiskinan Menjadi Hanya 9,3% pada Program Kerja 2019

Flora Librayanti BR K
07-09-2018 05:35

Agus Gumiwang Kartasasmita (Antara/Muhammad Adimaja/re1)

Jakarta, Gatra.com – Dalam rapat kerja perdana dengan Komisi VIII DPR RI, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan rencana kerja Kementerian Sosial pada 2019 akan berfokus pada upaya menurunkan tingkat kemiskinan.

 

“Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla adalah ‘Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas’," sebut Agus dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial RI tentang Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2019 yang berlangsung di gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (6/9).

Pemerintah memang memiliki lima Program Prioritas Nasional. Pertama, pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. Kedua, pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektifitas dan kemaritiman.

Kemudian ketiga, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri, dan jasa produktif. Keempat, pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumber daya air. Kelima, stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.

Poin nomor satu, dua, serta lima menjadi bagian kerja dalam RKP Kementerian Sosial 2019. Demi mendukung rencana kerja tersebut, Kemensos didukung pagu anggaran sebesar Rp58,9 triliun pada 2019. Jumlah ini naik 36,06 persen dibandingkan tahun anggaran 2018.

"Kenaikan anggaran terbesar Kemensos pada 2019 adalah untuk peningkatan kualitas bantuan sosial PKH. Dimana skema bantuan sosial PKH berubah dari flat Rp1.890.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi kembali kondisonal sesuai beban kebutuhan keluarga," jelas Agus. Peningkatan tersebut terutama pada nilai bantuan komponen pendidikan dan kesehatan sebesar 100 persen.

Kenaikan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) tampak dalam jumlah bantuan tetap sebesar Rp550 ribu, komponen kesehatan Rp2,4 juta, komponen pendidikan SD Rp900 ribu, SMP Rp1,5 juta, dan SMA Rp2 juta. Sementara untuk komponen kesejahteraan Lansia tetap Rp2,4 juta dan Penyandang Disabilitas Rp2,4 juta. Untuk KPM yang berdomisili di daerah terpencil, kepulauan terluar, dan perbatasan antar negara, bantuan tetapnya Rp 1 Juta. Adapun jumlah sasaran tetap 10 Juta KPM PKH.

“Kenaikan sekitar indeks bansos 100% ini dalam rangka mengurangi angka kemiskinan menjadi 9,3% pada akhir 2019,” janji Agus.

Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher mengatakan kenaikan anggaran di Kementerian Sosial dapat dipahami dan diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan. Berkaitan dengan peningkatan anggaran PKH pada 2019, Komisi VIII DPR akan mendorong Kemensos untuk menguatkan kebijakan sumber daya manusia melalui pembinaan, bimbingan teknis, dan kesejahteraan bagi pendamping program sehingga kinerjanya efektif dan efisien.

"Jadi bansos diberikan bukan sekedar bansos, namun Pendamping Program diharapkan mampu mendorong kemandirian penerima manfaat dan menumbuhkan enterpreneurship atau jiwa kewirausahaan sehigga lepas dari kemiskinan," kata Ali.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami titik terendah dalam hal persentase kemiskinan sejak 1999, yakni sebesar 9,82 persen pada Maret 2018. Dengan persentase kemiskinan 9,82 persen, jumlah penduduk miskin atau yang pengeluaran per kapita tiap bulan di bawah garis kemiskinan mencapai 25,95 juta orang.

Apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu September 2017, persentase kemiskinan tercatat sebesar 10,12 persen atau setara dengan 26,58 juta orang penduduk miskin di Indonesia.

BPS menyebut salah satu penyebabnya adalah bantuan sosial tunai dari pemerintah yang tumbuh 87,6 persen pada kuartal I 2018 atau lebih tinggi dibanding kuartal I 2017 yang hanya tumbuh 3,39 persen. Selain itu, ada pula faktor program Beras Sejahtera dan BPNT kuartal I yang tersalurkan sesuai jadwal.


 

Flora L.Y. Barus

 

 

Flora Librayanti BR K
07-09-2018 05:35