Main Menu

KPK Panggil Petinggi PT Prabu Terkait Suap Bupati Lamsel

Iwan Sutiawan
07-09-2018 11:12

Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan (ANTARA/Rivan Awal Lingga/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur PT Prabu Sungai Andalas, Gilang Ramadhan untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan suap kepada Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Zainudin Hasan.

 

"Gilang Ramadhan, Direktur PT Prabu Sungai Andalas saksi tersangka ZH [Zainudin Hasan]," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Jumat (7/9).

Selain Gilang Ramadhan, penyidik KPK memanggil satu saksi lagi untuk menjalani pemeriksaan bagi tersangka Zainudin Hasan, yakni Alzier Dianis Tobrani dari swasta.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Lamsel, Zainudin Hasan; Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung, Agus Bhakti Nugroho; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lamsel, Anjar Asmara; dan bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan sebagai tersangka.

Gilang Ramadhan diduga menyuap Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara sekitar Rp600 juta terkait sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lamsel.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK di Bandar Lampung dan Lamsel pada Kamis (26/7/2018). Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK menangkap 13 orang dalam OTT ini.

KPK menyangka Gilang Ramadhan diduga sebagai pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sedangkan Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara diduga sebagai penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
07-09-2018 11:12