Main Menu

Bawaslu: Kami Tidak Batalkan PKPU

Hidayat Adhiningrat P.
07-09-2018 14:48

Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja (Dok. Bawaslu/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Komisioner Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) Rahmat Bagja mengatakan bahwa Bawaslu tidak pernah membatalkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Sebelumnya, beberapa pihak mengatakan bahwa Bawaslu telah membatalkan PKPU.

 

"Ada misleading informasi yang menyatakan bahwa Bawaslu membatalkan PKPU. Bawaslu tidak membatalkan PKPU, yang dibatalkan adalah SK (Surat Keputusan) KPU yang didasari atas pertimbangan yang tidak tepat," kata Rahmat melalui pesan singkat, Jumat (7/9).

Rahmat memaparkan, menurut pengakuan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dasar pasal PKPU yang dijadikan rujukan SK KPU tidak didasarkan pada Undang-undang (UU). Dalam hal ini, kata Rahmat, berlaku asas Lex superiori derogat legi inferior.

"Menurut kaidah hukum jika terjadi dua aturan yang sah dan berlaku bertentangan maka diharuskan memilih yang lebih tinggi yaitu UU," katanya.

Atas pertimbangan tersebut maka Bawaslu membatalkan beberapa SK KPU di daerah.

SK KPU di daerah yang dimaksud adalah SK KPU terkait dengan penetapan Calon Anggota Legislatif (caleg). KPU menolak caleg mantan narapidana kasus korupsi yang didasarkan pada PKPU Nomor 20 Tahun 2018.

PKPU tersebut melarang koruptor, bandar narkotika, dan peleceh seksual anak maju sebagai calon legislatif.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
07-09-2018 14:48