Main Menu

Hari Jadi ke 73, RRI Luncurkan Voice of Indonesia

Ervan
10-09-2018 16:32

Konferensi pers peluncuran Voice of Indonesia (VoI) (GATRA/Abdul Rozak/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Konvergensi media menuntut Radio Republik Indonesia (RRI), yang di tahun ini menginjak usia ke 73 tahun pada 11 September 2018, untuk lebih berkontribusi dan berkembang bersama dengan berbagai kelompok. 

 

Meluncurnya program RRI Net menjadi tanda salah satu tanda berkembangnya RRI. RRI Net dengan berbagai pengalaman, sebagai radio tertua Dan terbesar di Indonesia, menjadi salah satu cara bagi RRI untuk menjaring pendengar millennials. 

RRI Net siaran radio dengan menggabungkan gambar visual. Didirikan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui informasi dan meraih pendengar sebanyak-banyaknya. Sehingga misi negara akan sampai kepada masyarakat.

Dirut LPP RRI M. Rohanuddin mengatakan bahwa RRI sebagai radio berjaringan terluas di Indonesia, berkewajiban memberikan pelayanan kepada kaum minoritas.

"RRI harus memberi layanan kepada kaum minoritas. Itu kewajiban," ujar Dirut LPP RRI M Rohanuddin di Studio Pro 3 RRI pada Senin (10/9).

Menurut Rohanuddin, dengan banyaknya pendengar RRI, maka pesan yang harus disampaikan dapat diketahui oleh publik luas. "Semakin banyak pendengar, semakin banyak pesan yang tersampaikan," tambah Rohanuddin.

Guna meningkatkan dan menambah jumlah pendengar, RRI juga menggandeng para artis ibukota. "Kehadiran Artis untuk meningkatkan performance," sambung Rohanuddin.

Selain itu, RRI juga mengadakan kuis untuk pendengar di mancanegara. Pemenang Voice of Indonesia (VOI)adalah Peter Pius Antonius Kerkhof dari Belanda, Hammer Dionisio Sia dari Filipina, Dan Rasheem Ben Brahem dari Tunisia

"Kuis VOI disebarkan ke seluruh Negara melalui streaming. Mereka menjawab. Dan dari jawaban itu diperiksa Dan diundi. Dan mereka menang. Pendengar VOI terus berkembang, terbukti pemenangnya berbeda-beda. Jadi VOI akan terus berkembang Dan fungsimua menjalankan diplomasi Siaran public Dan itu tidak akam pernah hilang." jelas Direktur Program Dan Produksi Soleman Jusuf. 


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Mukhlison

Ervan
10-09-2018 16:32