Main Menu

Siap-siap Borong Buku di Zona Kalap Indonesia International Book Fair

Flora Librayanti BR K
10-09-2018 20:51

Konferensi pers International Book Fair (GATRA/Flora/yus4)

Jakarta, Gatra.com – Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), kembali adakan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2018. Helatan tahunan yang memasuki penyelenggaran ke-38 ini akan berlangsung pada Rabu-Minggu, 12-16 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Pameran buku bertaraf internasional yang diikuti 17 negara ini dapat dikunjungi secara gratis.

 

“Tujuannya awalnya untuk mendekatkan buku pada masyarakat. Kita juga mengenalkan buku-buku terbaru yang diterbitkan. Sekaligus meningkatkan minat baca dan promosi buku baru,” kata Ketua Umum IKAPI, Rosidayati Rozalina disela-sela konferensi pers IIBF 2018 di Gedung Perpustakaan Nasional di bilangan Jakarta Pusat, Senin (10/9).

Negara-negara luar yang berpartisipasi dalam pameran ini datang dari Arab Saudi, Australia, Inggris, China, Maroko, India, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Turki, Singapura, Uni Emirat Arab, Thailand, dan Tunisia. Kedutaan besar dan penerbit dari luar negeri akan menempati area Plenary Hall JCC. Sedangkan penerbit dan peserta pameran lain akan berada di Cendrawasih Room dan area luar di depan Plenary Hall.

Sejumlah acara siap disajikan untuk mendukung tema tahun ini, “Creative Work Towards the Culture of Literacy”. Nantinya akan ada lebih dari 100 acara dengan tema literasi, pendidikan dan kebudayaan. Mulai dari lomba untuk sekolah, wisata literasi untuk para pelajar, seminar, talkshow, peluncuran buku, Indonesia Right Fair, Bursa Naskah, hingga temu penulis.

Salah satu program unggulan adalah Zona Kalap. Untuk pertama kalinya, IIBF akan menggandeng 500 penerbit untuk menjual sekitar 7.000 judul buku berbahasa Indonesia dan buku impor dengan potongan harga hingga 80 persen. Terdiri dari buku-buku bergenre fiksi termasuk novel-novel terkemuka, buku nonfiksi, buku anak, serta buku tema agama dan relijius.

“Zona Kalap ini sesuatu yang baru di IIBF. Kita mengadaptasi dari kesuksesan BBW (Big Bad Wolf). Sale buku dari 50% ke atas. Tidak hanya buku lokal, tapi juga buku impor. Ini salah satu andalan untuk mengajak masyarakat hadir di IIBF,” jelas Ketua Panitia IIBF 2018, Amalia B. Safitri.

Merespon adanya potensi besar di industri ini, Bekraf sejak dua tahun terakhir hadir mendukung penyelenggaraan IIBF. “Kami harap dari penyelenggaraan acara ini akan makin banyak subsektor kreatif yang lahir, baik dari penulis maupun penerbitan,” tutup Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf, Boni Pudjianto.


 

Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
10-09-2018 20:51