Main Menu

Polwan Bakal Menaiki Moge di Bali Untuk Kawal Delegasi IMF

Hidayat Adhiningrat P.
12-09-2018 18:02

Polisi Wanita (Polwan) mengendarai motor gede (Moge). (GATRA/Hidayat Adiningrat/FT02)

Denpasar, Gatra.com - Pada event Annualy IMF-World Bank Meeting Oktober nanti, sebanyak 28 motor gede (moge) Ditlantas Polda Bali akan melintas di Simpang Ngurah Rai, Kuta, Bali. Uniknya, moge tersebut akan dikendarai oleh Polisi Wanita (Polwan) dari Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

 

Dirlantas Polda Bali, Kombes Pol AA Made Sudana, mengatakan bahwa para Polwan ini akan mengawal delegasi dari Bandara ke hotel dan dari hotel menuju lokasi pertemuan.

“Ini memang perintah Kapolda sendiri. Ada 28 Polwan bermotor besar yang akan mengawal delegasi perempuan IMF. Biar manis sedikit gitu,” ucap Dirlantas Kombes Pol AA Made Sudana, di Simpang Ngurah Rai, Kuta, Rabu (12/9).

Polwan yang masuk ke dalam tim ini pun bukan sembarangan. Selama tiga bulan ini mereka dilatih untuk piawai mengendarai moge tersebut.

Mereka juga harus memiliki dasar kecakapan mengemudi sepeda motor besar. Selain itu, pelibatan Polwan dalam tim pengawalan ini merupakan bagian dari memaksimalkan potensi Polwan untuk ikut terlibat dalam event internasional.

Maka, dalam beberapa hari belakangan, di jalanan Denpasar sering terlihat para Polwan mengendarai Moge. Mereka membantuk barikade dan formasi khusus pengawalan. Hal ini merupakan bagian dari simulasi pengawalan dan pengamanan delegasi.

“Ya ini langkah Kapolda, memang kita bakal memaksimalkan semua potensi yang ada, tanpa menghiraukan gender,” ucap Made Sudana.

Salah satu Polwan yang bergabung dalam tim pengawalan khusus, Briptu Sari Dewi, mengatakan bahwa Polwan yang tergabung dalam tim ini harus melalui serangkaian tes. Setelah lulus, mereka dilatih berbagai teknik berkendara khususnya dengan menggunakan motor besar selama 3 bulan.

Nantinya, mereka akan mengendarai motor besar, seperti Harley Davindson ataupun Honda, dengan kapasitas mesin di atas 500 cc.

Mereka sendiri sebelum menjadi Polwan memang sudah hobi mengendarai kendaraan bermotor. Namun, mereka juga mengakui bahwa ada perbedaan antara mengendarai motor biasa dengan mengendarai motor untuk melakukan pengawalan.

“Awalnya memang susah, namun tantangan tersebut berhasil dilalui. Sebelumnya, memang saya sudah suka mengemudikan sepeda motor, namun untuk mesin yang besar baru ini,” ucap Sari.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
12-09-2018 18:02