Main Menu

MAKI dan Nadia Mulya Akan Kembali Datangi KPK Soal Korupsi Bank Century

Iwan Sutiawan
19-09-2018 00:41

Boyamin Saiman dan Nadia Mulya di gedung KPK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/jh)

Jakarta, Gatra.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dan putri mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, Nadia Mulya, akan mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu siang (19/8), untuk menyerahkan bukti-bukti kasus korupsi "penyelamatan" Bank Century.

 

"Saya dan Nadia Mulya akan datangi KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century," kata Boyamin melalui pesan singkat.

Menurut Boyamin, bukti-bukti yang akan diserahkan pihaknya juga untuk memperkuat bukti-bukti yang telah dimiliki KPK untuk mengusut dugaan pelaku lainnya dalam kasus korupsi Bank Century yang belum tersentuh hukum.

"Bukti tersebut perlu diserahkan kepada KPK. Kepentingan bagi MAKI adalah untuk memperkuat Preperadilan yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat," ujarnya.

MAKI kembali mempraperadilankan KPK karena belum juga menindaklanjuti putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel yang amarnya memerintahkan KPK memproses hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus korupsi "penyelamatan" Bank Century.

Menurut Boyamin, amar dari putusan tersebut yakni menetapkan Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dan kawan-kawan sebagai tersangka, atau nama-nama yang sudah ada dalam surat dakwaan Budi Mulya.

Jika KPK tidak menindaklanjutinya, maka segera melimpahkannya kepada Kepolisian atau Kejaksaan untuk dilanjutkan dengan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Boyamin dan Nadia Mulya sempat mendatangi KPK pada Kamis (12/4/2018). Saat itu, mereka meminta agar KPK segera mengusut tuntas semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus korupsi "penyelamatan" Bank Century.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
19-09-2018 00:41