Main Menu

Korban Tagih Janji Yusril Tuntaskan Kasus Penipuan Sipoa Group

Flora Librayanti BR K
20-09-2018 23:40

Aksi di depan Pengadilan Negeri Surabaya.(GATRA/Abdul Hady JM/re1)

Surabaya, Gatra.com - Para korban penipuan apartemen Sipoa Group kembali menggelar aksi di depan Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (20/9). Mereka meminta kesediaan Yusril Ihza Mahendra mengawal proses hukum dugaan penipuan apartemen Sipoa Group, sesuai dengan janji dia sebelumnya.

 

“Kami ingin Pak Yusril mendampingi kami para korban penipuan dalam proses hukum kasus Sipoa sampai tuntas,” kata Muhammad Aldo, salah satu korban, saat berorasi.

Aldo mengatakan, para korban menaruh harapan besar kepada Yusril untuk menuntaskan penipuan apartemen Sipoa Group. Sebab, pelaku utama penipuan hingga sekarang belum tersentuh hukum.

Proses hukum terhadap kasua ini sedang berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya. Dua orang direksi PT Sipoa Group, Klemens Sukarno Candra dan Budi Santoso menjadi terdakwa atas dugaan perkara penipuan dan penggelapan.

“Perjalanan kasus hukum ini jangan hanya menyentuh jajaran pemilik perusahaan Sipoa Group tapi seluruh jajaran manajemen dan direksi, bosnya harus ditangkap,” tegas Aldo.

Ia mengaku sudah menunggu lama proses hukum ini berjalan. Namun, para korban belum puas dengan pendampingan kuasa hukum selama ini.

Aldo optimis, jika mantan Menteri Hukum dan HAM itu membantu mengawal kasus ini, hasilnya akan maksimal. “Kami percaya dan sabar, semoga dengan dikawal Pak Yusril dalam kasus ini bisa selesai dan mengembalikan uang kami secepatnya,” ucapnya.

Aldo adalah satu dari ratusan korban penipuan proyek apartemen Sipoa Group. Aldo sudah membayar uang sebesar Rp600 juta. "Tapi sampai sekarang belum juga ada realisasi apartemen yang dijanjikan," terangnya.

Mewakili para korban, Aldo menuntut keadilan dan hak-hak mereka dikembalikan yaitu uang mereka kembali 100 % tanpa potongan apapun.

“Kami hari ini dan seterusnya akan terus menagih Pak Yusril untuk menyelesaikan kasus ini. Kami tidak akan diam dan terus bergerak demi keadilan,” pungkasnya.

Rencananya, mereka akan menghadang Yusril yang hari ini dijadwalkan hadir dalam agenda sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam aksi pekan lalu, para korban sempat menghadang Yusril di depan pintu masuk Pengadilan Negeri Surabaya. Saat itu, Yusril menyatakan kesediaanya mengawal kasus dugaan penipuan apartemen Sipoa Group tersebut.


 

Reporter: Abdul Hady JM

Editor: Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
20-09-2018 23:40