Main Menu

Bawaslu Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Administrasi dari OSO

Hidayat Adhiningrat P.
21-09-2018 11:34

Oesman Sapta Odang (GATRA/Wem Fernandez/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI dikabarkan akan menggelar sidang terkait dugaan pelanggaran administrasi yang dilaporkan oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (24/9) nanti.

"Laporan soal penanganan pelanggaran administrasi nanti Senin kita sidang," kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Jumat (21/9) dikutip dari Antara.

Sebelumnya, diberitakan bahwa KPU telah mencoret nama OSO dari daftar calon tetap (DCT) anggota DPD RI. KPU beralasan hal ini dilakukan karena OSO tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari kepengurusan partai hingga hari menjelang penetapan DCT.

Keputusan KPU tersebut didasarkan pada putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan bahwa anggota Dewan Perwakilan Daerah sejak Pemilu 2019 dan pemilu-pemilu setelahnya tidak boleh diisi oleh pengurus partai politik.

Menanggapi putusan ini, OSO menilai bahwa keputusan KPU tersebut merupakan pelanggaran administrasi karena dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tidak disebutkan pencalonan DPD dilarang dari pengurus partai politik.

OSO pun mengajukan laporan dugaan pelanggaran administrasi yang dilakukan KPU RI pada Kamis (20/9) sore.

Dihubungi terpisah, Mochammad Afifuddin mengatakan bahwa belum ada laporan masuk ke Bawaslu terkait sengketa.

"Laporan sengketa belum ada. Yang ada laporan penanganan pelanggaran administrasi," kata Afiffudin kepada Gatra.com, Jumat (21/9).


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
21-09-2018 11:34