Main Menu

Sikap Hormat saat Lagu Kebangsaan Berkumandang, Bagaimana Aturannya?

Hidayat Adhiningrat P.
22-09-2018 09:30

Capres Petahana Joko Widodo. (Dok.Youtube/RT)

 

Jakarta, Gatra.com - Sebelum acara pengambilan nomor urut yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai Jumat (21/9), lagu Indonesia Raya berkumandang.

Saat lagu berkumandang, hanya Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan gerakan hormat. Jokowi menghadap lurus ke depan dalam sikap hormatnya.

Sikap hormat capres petahana ini menjadi sorotan, terutama di media sosial. Sebabnya, hanya Jokowi yang melakukan hal tersebut. Sementara Prabowo Subianto, Sandiaga Uno maupun Ma'ruf Amin hanya berdiri tegak.

Lalu, bagaimana sebenarnya undang-undang mengatur hal ini?

Di dalam undang-undang, aturan terkait sikap ketika lagu kebangsaan berkumandang ada di dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan.

Pada pasal 62 Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa saat lagu Indonesia Raya berkumandang, setiap orang wajib berdiri tegak dan bersikap hormat.

"Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat"

Lalu, arti dari 'berdiri tegak dengan sikap hormat' yang dimaksud dalam pasal 62 juga dijelaskan dalam aturan tersebut. Penjelasannya adalah:

"Yang dimaksud dengan "berdiri tegak dengan sikap hormat" pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan adalah berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna, meluruskan lengan ke bawah, mengepalkan telapak tangan, dan ibu jari menghadap ke depan merapat pada paha disertai pandangan lurus ke depan".


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
22-09-2018 09:30