Main Menu

KPK Ingatkan Kontestas Pilpres 2019 Soal Transparasi Dana

Iwan Sutiawan
22-09-2018 11:09

Pasangan petahanan nomor urut 1 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. (REUTERS/Willy Kurniawan/RT)

Jakarta, Gatra.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau para kontestan Pilpres 2019 dan kubunya harus transparan soal asal usul dana yang akan digunakan dalam pesta demokrasi ini.

 

"Salah satu poin demokratis yang jadi concern KPK, tentu politik yang bersih, sumber dananya juga bersih dan bisa dipertanggungjawabkan pada publik," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Jumat malam (21/9).

Soal dana pilpres 2019 para kontestan dan kubunya ini menjadi fokus pengawasan KPK demi mewujudkan pemilihan presiden dan wakilnya atau demokrasi yang bersih dan demokratis.

"Agar penyelenggaraan ini kita lakukan secara demokratis salah satu poin demoikratis yang jadi concern KPK," katanya.

KPK juga terus melakukan upaya pencegahan di sektor politik, di antaranya terus berkoordinasi dengan partai politik (papol), akademisi, ahli dari berbagai bidang, hingga masyarakat sipil.

"Beberapa waktu yang lalu kita juga sudah bertemu dengan pihak parpol agar bisa diselenggarakan politik yang bersih, terutama untuk parpolnya untuk pendanaan politik," ujar Febri.

Soal pendanaan, lanjut Febri, tentunya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah mempersiapkan berbagai mekanisme. "Tinggal nanti memang kami mengimbau pada pihak-pihak yang ikuti dalam proses penyelenggaraan ini," katanya.

KPK mempercayai baik dari pasangan petahanan nomor urut 1 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno untuk bisa mempertanggungjawabkan soal pendanaan kepada publik.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
22-09-2018 11:09