Main Menu

KPK Optimistis Hakim Vonis Syafruddin Sesuai Tuntutan Jaksa

Iwan Sutiawan
24-09-2018 09:57

Syafruddin Arsyad Temenggung. (ANTARA/Sigid Kurniawan/re1)

 

Jakarta, Gatra.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimistis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyatakan mantan Ketua BPPN, Syafruddin Arsyad Temenggung, terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman sesuai tuntutan jaksa penuntut umum dalam perkara SKL BLBI.

"Ya kita pasti firm dengan tuntutan KPK. Kita yakin [Syafruddin bersalah] walau makan waktu lama sampe masuk pada proses tuntutan, di mana jaksa meyakini sejak masuk proses penyidikan," kata Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK di Jakarta, Senin (24/9).

Perkara dugaan korupsi SKL BLBI yang membelit terdakwa Syafruddin akan diputus oleh majelis hakim yang diketuai Yanto. Majelis akan membacakan putusan pada hari ini.

Dalam perkara ini, jaksa penuntut umum KPK menuntut Syafruddin dihukum 15 tahun penjara dan membayar denda Rp1 milyar subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Menurut penuntut umum, terdakwa Syfruddin telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam pemberian SKL BLBI ini sehingga merugikan keuangan negara sejumlah Rp4,5 triliun lebih sebagaimana dakwaan kesatu.

Jaksa menilai Syafruddin terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara terdakwa Syafruddin dan tim kuasa hukumnya memohon majelis membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan dan tuntutan jaksa karena semua yang dituduhkan tidak terbukti di persidangan.


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
24-09-2018 09:57