Main Menu

IGCN Gandeng APP Sinar Mas dan Martha Tilaar Berdayakan Kelompok Wanita Komunitas Hutan Indonesia

Birny Birdieni
25-09-2018 10:12

(Kiri-kanan) Direktur Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Elim Sritaba, Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao, dan Founder Martha Tilaar Group Martha Tilaar usai penandatanganan kerja sama. (Dok. APP Sinar Mas/awy)

New York, Gatra.com- United Nations Global Compact cabang Indonesia (IGCN) bekerja sama dengan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas dan Martha Tilaar Group (MTG) memberikan pelatihan kewirausahaan dan pelestarian tanaman herbal kepada 1.000 wanita dari komunitas hutan hujan tropis di Indonesia.

 

Sinar Mas dan MTG menargetkan angka peserta pelatihan ini dapat mencapai 1.000 wanita pada tahun 2020. "Kami berharap kerja sama ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk saling bermitra dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Presiden IGCN Y.W. Junardy dalam rilis yang diterima Gatra.com, Selasa (25/9).

Para wanita yang mengikuti pelatihan tersebut akan belajar mengidentifikasi dan
memproses tanaman lokal yang bermanfaat. Harapannya dapat membangun jiwa kewirausahaan di tingkat komunitas ini.

Sehingga para wanita yang tinggal di lingkungan hutan hujan tropis dapat memiliki mata pencaharian alternatif yang berkelanjutan bagi keluarganya.

“Program pemberdayaan wanita telah menjadi salah satu fokus kami, di samping Bisnis dan Hak Asasi Manusia, Ketersediaan Air Bersih, serta Hak Anak dalam Dunia Usaha," kata Junardy.

Peran APP Sinar Mas juga terlibat dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), yang merupakan bagian dari Kebijakan Konservasi Hutan (FCP) perusahaan untuk membantu warga setempat untuk beralih dari metode konversi hutan alam tradisional menjadi bisnis pertanian berkelanjutan.

Hingga saat ini, program DMPA telah diimplementasikan di hampir 200 desa dan memberi manfaat kepada lebih dari 14.000 rumah tangga.

Adapun sejak didirikan pada tahun 1970, MTG terus berdedikasi untuk memberdayakan wanita dan melahirkan serangkaian program guna mengatasi isu perdagangan wanita di Indonesia.

Hingga saat ini, MTG telah melatih lebih dari 7.500 wanita di berbagai daerah,
termasuk di bidang terapis profesional, wirausaha minuman herbal, dan manajemen
keuangan.

Dalam kerja sama ini, MTG, melalui inisiatif Kampung Djamoe Organik (KaDO), akan
melatih para wanita yang tinggal di wilayah DMPA binaan APP Sinar Mas. Pelatihan ini
meliputi identifikasi, pelestarian, dan pemanfaatan tanaman herbal secara berkelanjutan.

“APP Sinar Mas bangga dapat bermitra dengan MTG untuk memberdayakan wanita di
komunitas hutan hujan tropis. Rekam jejak MTG telah membuktikan keberhasilannya dalam memberdayakan wanita Indonesia.

Ini sejalan dengan misi APP Sinar Mas dalammelestarikan hutan alam, sekaligus mengurangi kemiskinan sebagai salah satu faktor pendorong penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan,” ujar Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao.

Pendiri MTG, yang juga terpilih sebagai salah satu Pionir Tujuan Pembangunan
Keberlanjutan (SDGs) 2018, Martha Tilaar menambahkan, “Kerja sama ini membuka
kesempatan bagi MTG untuk memperluas program pemberdayaan kami ke komunitas yang sebelumnya tidak dapat kami jangkau. Program kami sejalan dengan harapan APP Sinar Mas agar komunitas yang tinggal di lingkungan hutan dapat memperoleh mata pencaharian alternatif, sehingga menekan kebutuhan membuka hutan untuk dijadikan lahan pertanian.”

Kolaborasi ini sejalan dengan SDGs yang diinisiasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB),
terutama terkait Penghapusan Kemiskinan, Kesetaraan Gender, Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Kerja Sama untuk Mencapai SDGs.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
25-09-2018 10:12