Main Menu

Demokrat Ingatkan Pers Untuk Tidak Sebarkan Berita yang Penuh Kebohongan

Hidayat Adhiningrat P.
25-09-2018 10:12

Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin. (ANTARA/Reno Esnir/awy)

 

Jakarta, Gatra.com - Pemberitaan fitnah dan keliru yang telah dilakukan Asia Sentinel terhadap Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat -kendati kemudian Asia Sentinel sudah minta maaf atas kesalahan berita yang dimuatnya-, menjadi bukti bahwa tidak selalu pemberitaan yang datang dari pihak luar negeri benar adanya.

Apalagi jika berita tersebut dikutip mentah-mentah untuk kemudian disiarkan dan diberitakan tanpa memikirkan dampak buruk yang akan terjadi.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Sekjend Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com.

“Kami sangat kecewa beberapa pers nasional, bahkan ada TV Berita yang tanpa cek and recek dengan baik dan akurat telah semena-mena ikut-ikutan menyiarkan dan menyebarkan berita yang penuh kebohongan bahkan hoax,” kata Didi, Selasa (25/9).

Berita tersebut, kata Didi, keliru dan sangat tendensius. Sehingga bisa disebut sebagai suatu tindakan zolim yang patut diduga dibuat untuk merusak dan menjatuhkan kredibilitas SBY dan Partai Demokrat.

“Atas berita yang sesat dan tendensius itu akhirnya banyak pihak yang curiga pada media-media tersebut, apalagi dilakukan pada tahun politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif 2019,” katanya.

Negara Indonesia, lanjut Didi, adalah negara demokrasi yang baru saja merayakan 20 tahun reformasi. Jangan sampai sumpah suci reformasi ini malah dikhianati oleh sebagian pers, yang justru harusnya menjaga dan mengawal sebaik-baiknya marwah dan harkat martabat reformasi itu sendiri.

“Rugi besar dan terlalu mahal yang harus dibayar bangsa Indonesia ke depan jikalau harus pecah hanya karena fitnah dan hoax,” tutup Didi.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
25-09-2018 10:12