Main Menu

Kejagung Tangkap Terpidana di Bandara Minangkabau Usai Ibadah Haji

Iwan Sutiawan
25-09-2018 10:17

Kapuspenkum Kejagung, M Rum (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/awy)

Jakarta, Gatra.com - Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap Jamrus bin Jamhur di Bandar Udara (Bandara) Internasional Minangkabau, Sumatera Barat (Sumbar).

 

"Diamankan di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Selasa, 25 September 2018, pukul 00.30 WIB," kata M Rum, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung melalui pesan tertulis, Selasa (25/9).

Tim Intelijen Kejagung dan Kejati Jambi menangkap Jamrus untuk mengeksekusi putusan pengadilan mengingat yang bersangkutan merupakan terpidana karena putusannya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

"Jamrus bin Jamhur berdasarkan Putusan MA Nomor: 2401.K/PID.SUS/2013 tanggal 15 April 2014, terpidana dalam tindak pidana melanggar Pasal 49 Ayat (2) huruf (b) UU RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan UU RI Nomor 07 Tahun 1992 tentang Perbankan," katanya.

Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara kepada Jamrus serta membayar denda sejumlah Rp5 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan atau subsider 6 bulan kurungan.

Jamrus ditangkap setelah tiba di Bandara Internasional Minangkabau. Media setempat melansir bahwa yang bersangkutan baru tiba dari menjalankan ibadah haji. Dia merupakan buronan yang namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
25-09-2018 10:17