Main Menu

Penuhi Kebutuhan SDM, BPOM Buka 1.078 Formasi CPNS dan Laksanakan Job Fair di Sejumlah Kampus

Flora Librayanti BR K
26-09-2018 10:53

Caption Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny k. Lukito (GATRA/Dok. BPOM)

Depok, Gatra.com – Sejak Rabu, 19 September kemarin, pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 resmi dibuka. Sejumlah kementerian/lembaga serta pemerintah daerah membuka banyak formasi. Termasuk pula Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyediakan 1.078 kursi.

 

“Luasnya cakupan pengawasan obat dan makanan di Indonesia, terfragmentasinya kelembagaan yang melakukan pengawasan obat dan makanan, terbatasnya sumber daya (manusia dan anggaran), serta semakin bertumbuhnya pelaku usaha di bidang obat dan makanan merupakan tantangan tersendiri dalam pengawasan obat dan makanan yang menjadi tugas BPOM RI,” ungkap Kepala BPOM RI Penny K. Lukito disela-sela acara Job Fair BPOM RI di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (26/9).

Dalam menjalankan tugas pengawasan tersebut, saat ini BPOM RI didukung oleh 33 Balai Besar/Balai POM yang berkedudukan di seluruh ibukota provinsi. Kemudian pada 2018, BPOM RI membangun Loka POM di 40 kabupaten/kota di 30 provinsi sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat hingga seluruh pelosok negeri.

“Mengawal keamanan dan mutu obat dan makanan di seluruh pelosok negeri, menjadi tujuan kami bekerja. Tidak hanya dalam rangka melindungi masyarakat dari produk yang berisiko terhadap kesehatan tetapi juga meningkatkan daya saing bangsa melalui masyarakat yang sehat dan produk yang aman dan bermutu tinggi,” sebut Penny.

Dari sebanyak 1.078 formasi CPNS BPOM, jumlah yang akan ditempatkan di BPOM RI Pusat sebanyak 260 formasi, di 33 Balai Besar/Balai POM sebanyak 338 formasi, serta di 40 Loka POM sebanyak 480 formasi. Formasi CPNS di BPOM juga tersedia khusus bagi anak bangsa dari wilayah timur Indonesia termasuk putra/putri berprestasi dari Papua dan Papua Barat, penyandang disabilitas, serta lulusan cumlaude.

Terkait hal tersebut, secara khusus BPOM RI mengundang dan mengajak generasi muda calon pemimpin masa depan di berbagai daerah untuk bergabung bersama BPOM RI, salah satunya melalui penyelenggaraan job fair. Job fair BPOM 2018 ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan sejak BPOM RI berdiri pada 2001 silam.

Rangkaian Job Fair BPOM RI diawali di UI, kemudian berlanjut ke Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Universitas Airlangga (Unair). Melalui job fair ini, mahasiswa/mahasiswi dapat menggali informasi lebih dalam tentang formasi jabatan di BPOM RI. Bidang pekerjaan di BPOM RI bukanlah hanya dilakukan oleh sekumpulan profesi yang mengerjakan kegiatan pemeriksaan dan pengujian di laboratorium.

“Di BPOM RI, kita dapat mengembangkan potensi diri untuk berkiprah dalam berbagai bidang mulai dari pengawas farmasi dan makanan yang langsung melakukan tugas pengawasan hingga fungsi penunjang pengawasan seperti pembangunan infrastruktur dengan konsep green area, pengawasan internal di lingkungan BPOM RI, dan pengelolaan SDM,” tutup Penny.


 

Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
26-09-2018 10:53