Main Menu

Halaqoh Ulama, Menteri Agama: NU Jadi Model Peradaban Dunia

Nur Hidayat
13-01-2017 13:53

 Situbondo, GATRAnews – Menteri Agama RI, H Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, sepanjang sejarah perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) senantiasa memberikan peran sangat penting bagi bangsa Indonesia, sejak pra kemerdekaan hingga sekarang. "Negara ini sangat membutuhkan kiprah NU," kata Menag Lukman, saat memberikan sambutan pada acara Halaqoh Ulama Refleksi 33 Tahun Khittah NU, di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo, Jawa Timur, Kamis (12/1).

Halaqoh itu digelar atas kerjasama Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, TV9, dan PW LTN NU Jawa Timur. Halaqoh berlangsung selama dua hari sejak Rabu (11/1) kemarin. Hadir sejumlah narasumber, diantaranya Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Masdar Hilmy, Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin, Wakil Sekjend PBNU Abdul Mun’im DZ, dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah.

Melalui forum ini, Lukman berharap, lahir sumbangsih pemikiran sehingga kiprah NU kedepan semakin dirasakan oleh umat. "NU memiliki energi dan resource atau sumber daya manusia yang luar biasa. Sehingga sangat wajar kalau banyak harapan disematkan kepada NU," ujarnya.

Lukman berharap NU selalu menjadi lokomotif lewat pendekatan Islam yang promotif. Yakni Islam yang mempromosikan atau mengajak, bukan konfrontatif. Sebab, inti ajaran NU adalah moderasi tidak hanya dalam keberagamaannya, melainkan juga sikap kemasyarakatan dalam berbangsa dan bernegara.

Ajaran tersebut diimplementasikan NU dengan sikap tasamuh atau toleran, tawazun yakni sikap seimbang yang selama ini dijunjung tinggi. “Ajaran seperti itulah yang dibutuhkan di Indonesia dan menjadi model bagi peradaban dunia,” tegasnya.


Reporter: Abdul Hady JM

Editor: Nur Hidayat 

Nur Hidayat
13-01-2017 13:53