Main Menu

Jokowi: Indonesia Menjadi Panutan dalam Mengelola Kemajemukan dan Keberagaman

Ervan
04-05-2017 16:26

Presiden Joko Widodo mengundang peserta Musabaqah Hafalan Alquran Se-Asia Pasifik (GATRAnews/Ervan Bayu/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para peserta Musabaqah Hafalan Al Quran dan Hadits Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud se-Asia Pasifik ke-8 di Indonesia tahun 2017. Silaturahmi itu digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan, semangat membaca dan menghayati Al Quran dan Hadis oleh umat Islam sangat tinggi. "Hadirin sekalian yang saya hormati, sebagai umat muslim semangat untuk membaca, semangat untuk mendalami, semangat untuk menghayati dan keteguhan kita untuk mengamalkan isi serta ajaran Alquran harus jadi bagian dari nafas kita sehari-hari," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, bangsa Indonesia menjadi contoh dan panutan bagi negara lain dalam mengelola keberagaman. "Terlebih di tengah perkembangan dan dinamika kehidupan global sekarang makin banyak negara menjadikan Indonesia sebagai panutan. Panutan dalam mengelola kemajemukan, panutan dalam mengelola keberagaman, sehingga negara lain belajar dari kita Indonesia," lanjutnya.

Diharapkan kegiatan musabaqah hafalan Al Quran dan Hadis ini, lanjut Jokowi, bisa meningkatkan semangat membaca dan menghayati isi Al Quran dan Hadis. Pelaksanaan musabaqah merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Al Quran dan Hadis. Jokowi juga memberi selamat kepada para juara musabaqah.

"Kepada para qori qoriah, Hafiz Hafizah, mufasir mufasirah yang menang peringkat juara dalam MTQ ini saya mengucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan di masa masa yang akan datang. Dan bagi yang belum berhasil tidak usah kecewa, teruslah berlatih memacu diri untuk berprestasi di kesempatan-kesempatan yang akan datang. Dan yang paling penting bagi semua adalah teruslah mengamalkan ajaran Alquran di luar kompetisi ini," ucap Jokowi.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

 

 

Ervan
04-05-2017 16:26