Main Menu

Ormas Islam Desak Pemerintah Terbitkan Perppu Ormas Anti Pancasila

Abdul Rozak
07-07-2017 18:53

Said Aqil Siroj (antara/Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Jakarta, GATRAnews – Sebanyak 14 ormas Islam Tanah Air menunut pemerintah segera menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undangan (Perppu) ormas yang melarang organisasi radikal anti Pancasila. Dengan Perppu itu organisasi radikal anti Pancasila bisa segera dibubarkan.


Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj  mengaku cemas dengan semakin banyaknya organisasi anti Pancasila. Alhasil, sikap intoleransi di tengah masyarakat dan membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Indonesia sedang mengalami gempuran besar yang justru datang dari rakyat sendiri yang terpengaruh pemikiran radikal dan menolak atau anti Pancasila," ungkap Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/7) sore.

Sebanyak 14 ormas Islam ini menilai sepak terjang dan pemikiran organisasi anti Pancasila lebih membahayakan daripada kekerasan fisik. Selain intoleransi, mareka juga menjadi ancaman besar kebhinekaan Indonesia.

Jika pemerintah lamban, maka perlahan masyarakat bakal membenarkan keberadaan organisasi radikal anti Pancasila itu. Said Aqil menyebut Indonesia bakal seperti Suriah, Yaman, Afganistan dan Irak jika membiarkan organisasi seperti itu.

"Kami 14 ormas Islam mendesak pemerintah segera mengeluarkan Perppu Ormas dan segera membubarkan organisasi radikal anti Pancasila, misalnya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)," pungkasnya.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
07-07-2017 18:53