Main Menu

Krisis Guru Agama Islam, AM Fatwa: Sungguh Memalukan

Abdul Rozak
12-07-2017 12:41

Ilustrasi (GATRAnews/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama mengumumkan terjadi kekurangan 21.000 guru agama Islam. Hal itu bertolak belakang dengan realita bahwa Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.


Anggota DPD RI asal DKI Jakarta AM Fatwa menilai krisis guru agama Islam itu sangat memalukan. Selain penduduk muslim terbesar, jumlah pesantren dan madrasah juga yang terbanyak di dunia.

"Sungguh memalukan di negara muslim terbesar di dunia, terbanyak pesantren madrasahnya tapi mengatur kecukupan guru agama di sekolah saja tidak bisa," ujar AMF Fatwa dalam keterangan pers, Rabu (12/7).

DPD RI meminta krisis guru agama Islam ini segera diselesaikan. Kementerian Agama serta Kementerian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi tidak saling lempar tanggung jawab dalam masalah ini.

Jika dibiarkan berlarut-larut, sambung dia, maka krisis guru agama Islam ini akan mengganggu program revolusi mental Presiden Joko Widodo. Kedua kementerian harus duduk bersama mencari jalan keluar masalah ini.

"Kita sesalkan sikap saling tuding antara kedua pihak ini. Kedua menteri harus tutun tangan secepatnya. Bagaimana bisa terwujud reformasi mentalnya Presiden Jokowi kalau guru agama saja jadi krisis nasional," pungkas AM Fatwa.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
12-07-2017 12:41