Main Menu

Meneladani Hasyim Asy’ari, MPR : Agama-Nasionalisme Saling Melengkapi

Wem Fernandez
21-10-2017 21:46

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Dok. MPR/FT02))

 Jakarta,Gatracom-Menjelang peringatan Hari Santri 22 Oktober, Ketua MPR Zulkifli Hasan bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur pimpinan KH Shalahuddin Wahid, Sabtu (21/10).

 

Kehadiran Zulkifli Hasan di Tebuireng dalam rangka menjadi pembicara utama seminar aktualisasi pemikiran Hasyim Asy’ari. Hadir menyambut Zulkifli Hasan KH Sholahuddin Wahid, Direktur Pusat Kajian Hasyim Asy’ari KH Tolchah Hasan, dan ratusan Kyai Alim Ulama perwakilan Pimpinan Ponpes se Jawa Timur. Zulkifli Hasan menyebut pemikiran  Hasyim Asy’ari sebagai landasan inspirasi meleburnya Islam dan Kebangsaan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia 

 

“Karena itu siapapun yang masih mencoba mempertentangkan Islam dan Nasionalisme, silahkan belajar lagi pemikiran Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari,” jelasnya daalam pesan elektronik yang diterima wartawan, Sabtu, (21/10). 

 

Menurut Zulkifli Hasan, sejarah membuktikan bagaimana resolusi jihad Hasyim dengan Hubbul Wathon Minal Iman menginspirasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan di seluruh Indonesia

 

“Dengan pekik taqbir dan merdeka, Bung Tomo menggelorakan semangat perlawanan 10 November. Santri di seluruh Indonesia bergerak melawan penjajah. Inspirasinya adalah resolusi jihad Mbah Hasyim,” 

 

Tugas generasi sekarang, kata Zulkifli Hasan adalah meneladani pemikiran Mbah Hasyim dengan menjaga Pancasila sebagai Kalimatun Sawa’ (Kesepakatan bersama). 

 

“Indonesia adalah negara ber Tuhan yang menolak paham anti Tuhan. Saatnya meneruskan perjuangan Mbah Hasyim dengan menjaga Agama dan membela negara,” tutupnya.


 

Reporter : Wem Fernandez  

Wem Fernandez
21-10-2017 21:46