Main Menu

Kini Penghayat Kepercayaan Bisa Isi Kolom Agama Di KTP

Hidayat Adhiningrat P.
07-11-2017 23:27

Sidang Mahkamah Konstitusi (Antara/Hafidz Mubarak A/yus4)

Artikel Terkait

Jakarta, GATRA.com- Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa "negara harus menjamin setiap penghayat kepercayaan dapat mengisi kolom agama dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)".

Mulai saat ini, para Penghayat Kepercayaan diakui dan bisa ditulis di kolom agama yang terdapat di KTP. "Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk seluruhnya," tegas Ketua MK Arief Hidayat, dalam sidang di Gedung MK, Selasa (07/11).

Gugatan ini sebelumnya diajukan oleh Nggay Mehang Tana, Pagar Demanra Sirait, Arnol Purba dkk. Gugatan dilakukan agar para penghayat kepercayaan bisa menulis kepercayaannya di kolom KTP.

Melalui putusan MK tersebut, para penggugat yang terdiri dari Komunitas Marapu di Pulau Sumba, penganut kepercayaan Parmalim di Sumatera Utara, penganut kepercayaan Ugamo Bangsa Batak di Sumatera Utara, serta penganut kepercayaan Sapto Darmo di Pulau Jawa, sudah berhak untuk mengisi kolom agama pada KTP dan KK esuai dengan kepercayaan mereka masing-masing

Putusan MK menyebut kata 'agama' dalam Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) Undang-undang Nomor 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak termasuk 'kepercayaan'.

Menurut Arief gugatan para pemohon yang terdiri dari para penganut penghayat kepercayaan memiliki landasan hukum. "Bahwa berdasarkan alasan-alasan hukum sebagaimana diuraikan di atas, maka kata 'agama' sebagaimana dimuat dalam Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan harus dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai termasuk 'kepercayaan'," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo belum mau berkomentar banyak atas keputusan MK ini. "Kita belum baca salinan keputusannya," kata Tjahjo kepada Gatra.


Reporter: Hidayat Adhiningrat P

Editor : Bernadetta Febriana

Hidayat Adhiningrat P.
07-11-2017 23:27