Main Menu

Ketua MPR Kutuk Serangan Bom di Mesir: Teroris Tak Beragama

Ervan
26-11-2017 09:55

Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Dok. MPR RI/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Ketua MPR Zulkifli Hasan mengutuk keras pengeboman mesjid di Mesir. “Biadab dan terkutuk. Atas nama apapun terorisme tak bisa dibenarkan,” katanya di sela sela melaksanakan rangkaian agenda kunjungan di Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Sabtu (25/11).

 

Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum PAN ini menegaskan tak ada ajaran agama apapun yang mengajarkan kekerasan dan pembunuhan. “Sebaliknya Agama justru mengajarkan kemanusiaan dan belas kasih pada sesama. Walaupun beda tapi berlomba dalam kebaikan,” ujarnya.

 

Karena itu, Zulkifli Hasan meyakini semua Agama menentang terorisme dan kebencian pada yang beda. “Kita tegaskan sekali lagi terorisme tak punya Agama. Bangsa Indonesia mengutuk pengeboman di Mesir,” tutupnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mesir diguncang serangan bom oleh sekelompok orang yang diduga anggota ISIS.

 

Mereka menyerang mesjid Al-Rawda, yang dipenuhi orang yang sedang melaksanakan sholat Jumat. Lebih dari 300 orang meninggal dunia termasuk 27 anak-anak dan ratusan lainnya, terluka. Hampir semua negara mengutuk serangan tak beradab tersebut.  Sebelumnya,  Presiden RI Joko Widodo menyampaikan duka mendalam untuk korban bom di Mesir. Jokowi menegaskan bahwa terorisme adalah musuh bersama yang harus dicegah.

 

"Negara kita, saya, mengutuk keras seranganyang ada di Mesir,” ujar Jokowi di sela kegiatan di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (25/11/2017). Jokowi mengatakan, ucapan duka tersebut mewakili simpati rakyat Indonesia untuk korban, masyarakat dan Pemerintah Mesir. Jokowi juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk bersama-sama dengan Mesir menghadapi situasi yang sulit seperti yang terjadi saat ini.


 

Reporter: Ervan Bayu

Editor: Hendri Firzani

 

 

 

Ervan
26-11-2017 09:55