Main Menu

Islam dan Nasionalisme di Indonesia Saling Menguatkan   

Ervan
08-12-2017 20:23

Penggagas Gerakan Nusantara Mengaji Muhaimin Iskandar. (Dok. Twitter/@Hasanuddin Wahid/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Indonesia dinilai mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan di tengah pesatnya gejolak perkembangan dunia. Kokohnya hal ini, menurut Inisiator Nusantara Mengaji A Muhaimin Iskandar, ditopang atas integrasi nasionalisme dan agama yang telah diwariskan para pendiri bangsa.

 

"Bangsa kita Alhamdulillah, sejak awal telah diwarisi oleh para pendiri, ulama, dan kyai menanamkan semangat nasionalisme. Ini sudah teruji dalam perjalanan sejarah meski saat ini dunia tengah mengalami benturan peradaban," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini dalam kegiatan khataman Alquran Kampus Mengaji di Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/12).

Menyatunya nasionalisme dan Islam, lanjutnya, diakui dunia bahwa Indonesia adalah jawaban dan alternatif yang akan memimpin dunia yang damai. "Inilah cita-cita Nusantara Mengaji sehingga Indonesia kelak memimpin dunia yang damai, apalagi ditopang pemimpin dari para mahasiswa yang kuat mental dan spiritual," katanya.

Cak Imin berharap keberkahan menjadi kekuatan inspirasi dan kekuatan untuk kemajuan bangsa. "Mari kita lanjutkan tradisi membaca Alquran ini, kapan dan dimana saja," katanya.

Khataman Alquran bertajuk kampus mengaji ini digelar bersama 5.000 mahasiswa. Hadir dalam kegiatan ini Menristekdikti M Nasir, KH Ahsin Sakho Muhammad, Ketua Kornas Nusantara Mengaji Jazilul Fawaid, Ketua Yayasan Sasmita Jaya Group H. Darsono dan, Rektor UNPAM H Daya


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Anthony Djafar

Ervan
08-12-2017 20:23