Main Menu

Saleh: Perlu Inovasi untuk Menyampaikan Materi Keagamaan kepada Generasi Millennial

Iwan Sutiawan
30-05-2018 01:35

Saleh Husin (kedua dari kiri) dalam acara Pengkajian Ramadan 1439 H PP Muhammadiyah. (Ist/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, mengatakan, perlu inovasi atau cara-cara kekinian untuk nyampaian nilai-nilai keagamaan, khususnya kepada generasi millennial seiring pesatnya teknologi digital.

"Teknologi digital membuat kita semakin kritis, sekaligus cenderung meninggalkan wacana atau pembahasan yang panjang. Seperti yang kami simak dalam kajian tadi, hal ini menjadi tantangan bagi para mubaligh dalam melakukan tugasnya," kata Saleh di sela-sela Pengkajian Ramadan 1439 Hijriyah yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Kampus Uhamka, Jakarta Timur, Selasa (29/5).

Dalam acara bertajuk "Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan di Zaman Millennial" itu, Saleh melanjutkan, namun landasan menghadapinya tak berubah, yakni terlebih dahulu memahami dengan tepat dan terbuka kandungan Alquran yang tetap selaras dengan perkembangan masa.

Menurut Saleh, hal tersebut menjadi latar belakang pihaknya untuk turut berkontribusi, di antaranya dengan mewakafkan 1.000 mushaf Alquran dalam acara ini yang diterima oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, H Abdul Mu’ti.

Salah melenjutkan, ini menjadi bagian dari kegiatan Wakaf Quran untuk Negeri yang telah berlangsung sejak tahun 2008 lalu yang dilakukan pihaknya.
Sepanjang kurun waktu tersebut, tersalurkan lebih dari 800 ribu mushaf Alquran, 50.000 buku panduan membaca Alquran dan Juz Amma, serta 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar perusahaan di berbagai wilayah.

Menurut Saleh, kegiatan ini sekaligus menjadi wahana bagi perusahaan dalam menjalankan program corporate social responsibility (CSR) mengedepankan produk dan merek andalan sendiri.

"Sembari mendukung langkah Pemerintah memperluas ketersediaan Alquran di masyarakat, sekaligus bersilaturahim dengan berbagai kalangan," ujar Saleh melalui keterangan tertulis.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
30-05-2018 01:35