Main Menu

Kabadiklat Kejaksaan: Ramadan, Nuzulul Quran, dan Etos Kerja

Iwan Sutiawan
07-06-2018 22:40

Kabadiklat Kejaksaan, Setia Untung Arimuladi sampaikan sambutan. (Ist/re1)

Jakarta, Gatra.com - Kepala Badan Diklat (Kabadiklat) Kejaksaan Republik Indonesia, Setia Untung Arimuladi, mengajak seluruh calon jaksa serta semua elemen menjadikan Ramadan dan nuzulul Quran sebagai momen untuk meningkatkan keimanan dan etos kerja.

Untung menyampaikan keterangan tersebut saat memberikan sambutan dalam acara malam peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa bersama anak yatim dan masyarakat sekitar lingkungan Badiklat Kejaksan RI di Masjid Al Hukama, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (7/5).

Mantan Kajati Jawa Barat itu menjelaskan, pihaknya menggelar acara bertema "Jadikan Alquran Sebagai Petunjuk, Pedoman, Hidup, dan Pengetahuan Manusia Menuju Perubahan yang Lebih Baik" ini untuk mewujudkan hal di atas.

"Sebagai upaya kita menyelaraskan dan menyeimbangkan mempertebal rasa dan karya setiap insan Adhyaksa agar terbentuk jiwa dan mental yang kuat, berani, dan teguh dalam menghadapi tantangan ke depan dalam berkarya bagi bangsa dan negara," katanya.

Meurut Untung, Alquran merupakan tutunan hidup sebagaimana yang dijelaskan dalam Surat Al-Baqoroh ayat 1. "Ayat tersebut juga mengingatkan kita agar selalu bersyukur dalam hidup," ujarnya.

Sementara itu, KH. Hasyim selaku penceramah menjelaskan, malam lailatul qadar merupakan malam yang penuh keistimewaan di bula Ramadan. Karena segala yang terjadi selama setahun berupa kebaikan, kejelekan, rezeki, dan ajal, bahkan sampai kejadian berhaji dicatat di malam tersebut. "Maka cari lah malam lailatul qadar. Lailatul qadar ada di malam-malam ganjil," katanya.

Hadir dalam acara ini sekitar 60 anak yatim dari RT/RW di wilayah Ragunan serta sejumlah warga. Badiklat Kejaksaan RI memberikan bingkisan dan santunan kepada anak yatim dan janda. Bingkisan dan santunan tersebut diserahkan langsung pejabat struktural.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
07-06-2018 22:40