Main Menu

Kantor Akutan Publik Serahkan hasil Audit BAZNAS

Rosyid
08-06-2018 16:10

Laporan Keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2018 meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (Dok.BAZNAS/RT)

Jakarta, Gatra.com - Laporan Keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS ) tahun 2017 meraih predikat Wajar tanpa Pengecualian (WTP). Predikat ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat  yang transparan dan akuntabel.

"Sejak didirikan pada tahun 2001, Laporan keuangan BAZNAS selalu memperoleh predikat WTP dari akuntan publik. Saya berharap ini adalah bagian dari komitmen transparansi dan keterbukaan yang baik yang akan mendorong kepercayaan publik dan pada gilirannya akan meningkatkan pelaksanaan syariat zakat di Indonesia," kata Ketua BAZNAS Prof Dr. Bambang Sudibyo MBA;CA saat penyerahan laporan hasil pemeriksaan dari Kantor Akuntan Publik AR Utomo.

Ketua BAZNAZ juga menghimbau agar BAZNAS propinsi, kabupaten dan Lemabaga Amil zakat yang resmi juga memperoleh predikat WTP untuk laporan pengelolaan leuangannya. "BAZNAS dan LAZ wajib diaudit akuntan publik maka saya mengajak seluruh BAZNAS dan LAZ menyiapkan laporan keuangan yang baik dan diaudit akuntan publik. Ini akan membuat masyarakat yakin akan transparansi dan keterbukaan gerakan zakat, " katanya.

Ahmad Toha CPA, kepala auditor dari KAP AR Utomo mengatakan penilaian WTP ini bukan pekerjaan mudah. "Proses auditnya butuh waktu selama tiga bulan. Ini bukan pekerjaan mudah, " katanya. Dari hasil audit, BAZNAS mengelola dana  zakat sebesar Rp 138 miliar sepanjang tahun 2017. "Dari jumlah yang kami terima itu, lebih dari 80 persen dana sudah disalurkan, terutama lewat program pendidikan dan kesehatan," Direktur Operasi BAZNAS Wahyu Kuncahyo yang mendampingi Ketua Baznas.


 Editor: Rosyid

Rosyid
08-06-2018 16:10