Main Menu

Fahri Hamzah: Sidang Musyawarah PKS Memang Selalu Tertutup

Ervan
11-08-2015 14:01

Jakarta, GATRAnews - Berbeda dengan pergantian pengurus inti partai politik pada umumnya yang lewat mekanisme Musyawarah Nasional (Munas) Sidang Musyawarah Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Bandung kemarin berlangsung secara tertutup. Jauh dari hiruk pikuk dan intrik politik di ruang publik, PKS menetapkan Ketua Majelis Syuro beralih dari Hilmi Aminuddin ke Salim Segaf Al-Jufri, sedangkan kursi Presiden diserahkan Anis Matta ke Muhammad Sohibul Iman. 

 

 

Wasekjen PKS saat ini, Fahri Hamzah mengatakan acara yang digelar tidak meriah tersebut bukan bermaksud untuk disembunyikan, melainkan sudah kesepakatan antar Majelis Syuro. 

 

"Tidak ada yang disembunyikan. Ini pilihan Majelis Syuro. Mereka itu betul-betul dipilih. Memang begitu sistemnya," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/8). 

 

Fahri menegaskan Pergantian pimpinan di partainya telah sesuai sistem kaderisasi yang ada‎. Lanjut dia, Kader terpilih sudah dibina dan dilatih secara bertahap mulai dari pemula, madya, dewasa, dan seterusnya sebagaimana diatur dalam AD/ART partai. Setelah menjadi kader, mereka memiliki hak yang sama dalam Pemira.

 

"Sebagai kader, mereka punya hak untuk memilih Majelis Syuro. Seperti sudah diumumkan, Pemira sudah dilakukan dan terpilih 69 Majelis Syuro," ucapnya. 


 

Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani 

 

 

Ervan
11-08-2015 14:01