Main Menu

Fahri Hamzah: Tunjangan DPR Hanya 4 Triliun, Tapi Kerjaannya Banyak

Ervan
16-09-2015 11:49

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (GATRA/Rifki M Irsyad)

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku lelah karena anggaran tunjangan wakil rakyat selalu diributkan. Padahal anggaran tunjangan DPR tahun ini hanya 4 triliun atau 0,00191% dari total belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

 

"Anggaran tunjangan DPR itu hanya Rp 4 triliun di APBN 2015, atau hanya 0,00191% dari total belanja negara di APBN 2015. Jangan yang kecil-kecil diributkan 'capek' dong," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9)

 

Fahri memaparkan, tunjangan DPR yang 4 triliun tersebut tidak sebanding dengan pekerjaan dan kewenangan DPR yang mencakup pengawasan, legislasi dan budgeting.

 

"Sehingga buat DPR tidak jelas hanya 0,00 berapa persen, sementara DPR harus awasi 99,999 persen atau Rp2.035 triliun dari total uang belanja negara, plus kewenangan-kewenangan yang ada yang harus diawasi, plus aset negara lain, plus BUMN, plus seluruh pelaksanaan undang-undang di seluruh Indonesia," cetus Fahri.

 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berujar, semestinya sorotan publik dihadapkan kepada eksekutif bukan sebaliknya menyoroti tunjangan DPR yang nilainya kecil.

 

"KPK saja yang penyidiknya dipilih DPR cuma lima orang hampir Rp1 triliun. DPR itu 560 orang ditambah DPD 132 orang yang pilih rakyat, jd kalau yang dipilih rakyat diberikan kewenangan lebih besar itu karena maunya rakyat," ucapnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

 

Ervan
16-09-2015 11:49