Main Menu

Satu Tahun Jokowi-JK, INDEF: Angka Kemiskinan Meningkat

Ervan
20-10-2015 16:35

Warga miskin masih banyak (ANTARA/Vitalis)

Jakarta, GATRAnews - Dalam satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menurut pengamat dari Institute for Development Ekonomi and Finance (Indef) Berly Martawardaya angka kemiskinan meningkat sebesar 10,96%.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada September 2015 angka kemiskinan pada Maret 2015 sebanyak 28,59 juta atau naik 11,22%. Artinya bertambah 860.000 orang dibandingkan pada September 2014 dengan penduduk miskin sebanyak 27,73 juta jiwa atau 10,96% dari total penduduk Indonesia," jelasnya saat diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Selasa (20/10).

Menurut Berly meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia disebabkan oleh naiknya harga harga pangan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. "Meningkatnya angka kemiskinan juga salah satunya disebabkan oleh kenaikan harga beras yang sempat mencapai 25%," imbuh Berly.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia ini menyarankan pemerintah untuk memperbaiki data pangan. Sebab selama ini perhitungan data pangan masih menggunakan metode yang lama berdasarkan estimasi.

"Kalau sekarangkan masih estimasi lahan dikali produktifitas. Jadi kualitas datanya harus ditingkatkan. Tapi dengan usaha pemerintah yang cepat mengatasi lonjakan harga pangan tersebut, kini mungkin angkanya sudah berubah lagi," tutur Berly.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat   

Ervan
20-10-2015 16:35