Main Menu

Sejumlah Legislator Desak Novanto Mundur

Ervan
18-11-2015 07:18

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Gerindra Desmon J Mahesa (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, GATRAnews - Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Senin lalu. Kini muncul desakan agar Novanto mundur dari kursi Ketua DPR.

 

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Gerindra Desmon J Mahesa punya pandangan serupa. Bagi Desmon tak ada pilihan lain bagi Novanto selain mundur dari DPR.

 

"Tidak ada pilihan bagi kami anggota DPR, kalau perlu gentleman dia mundur karena mempermalukan DPR," ucap Desmon di ruang komisi III gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/11).

 

Senada dengan Desmon, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Partai Demokrat Benny K Harman. Ia dengan tegas meminta Novanto segera mundur jika benar mencatut nama Presiden dan Wapres. Bagi Benny hal itu mutlak karena menyangkut nama baik dewan.

 

"Bila betul, sebaiknya Setya Novanto segera mengundurkan diri dari DPR untuk nama baik DPR dan juga nama baik bangsa ini," kata Benny.

 

Politisi Nasdem, Akbar Faizal menyebut bahwa kasus tersebut secara psikologis membebani para anggota DPR karena memunculkan preseden buruk dari publik.

 

"Secara kelembagaan kasus ini sudah mengganggu. Kasihan DPR, kasihan juga Pak Novanto, bebannya berat sekali," kata Politisi Partai Nasdem Akbar Faizal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/11).

 

Untuk itu, anggota Komisi III DPR ini mewacanakan agar kursi Pimpinan DPR dikocok ulang beserta alat kelengkapan dewan lainnya.‎ Hal tersebut dilakukan, untuk menjaga marwah DPR yang seharusnya bisa menjadi wakil rakyat.

 

"Menurut saya, ini saatnya bagi kita untuk mengambil sikap, merevisi atau kocok ulang, meninjau ulang porsi kepemimpinan DPR, termasuk di alat kelengkapan yang lain," imbuhnya.


 Reporter: Ervan Bayu

 Editor: Dani Hamdani 

 

Ervan
18-11-2015 07:18