Main Menu

Hidayat Nur Wahid: Kenapa PKS Ketemu Presiden Kok Jadi Ramai

Ervan
28-12-2015 14:58

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid (GATRA/Dharma Wijayanto)

Jakarta, GATRAnews - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid membantah jika pertemuan elit PKS dengan Presiden Joko Widodo merupakan sinyal partainya akan bergabung dalam partai pendukung pemerintah.


"Kami tidak mengikuti jejak PAN untuk bergabung dalam pemerintahan. Komitmen kami sama seperti yang sudah ditegaskan oleh Presiden PKS, Sohibul Iman," ujar Hidayat  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (28/12).

Hidayat menegaskan, komitmen PKS tetap berada dalam Koalisi Merah Putih (KMP) dan tidak ada keinginan partainya bergabung dalam Koalisi pendukung Pemerintah Jokowi-JK.

"Kami adalah oposisi loyal yang artinya kami berada di luar pemerintahan namun akan mendukung apapun langkah pemerintah yang prorakyat," imbuhnya.

Wakil Ketua MPR itu mengatakan, pertemuan antara Presiden PKS Sohibul Iman dengan Jokowi adalah pertemuan biasa, yang sebelumnya juga sudah dilakukan pemimpin KMP lainnya seperti Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie, Hatta Rajasa.

"Kenapa PKS bertemu presiden kok jadi ramai? Padahal kami adalah anggota KMP terakhir yang bertemu presiden. Pertemuan itu hanya silaturahmi biasa," tegas mantan Calon Gubernur DKI ini.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Dani Hamdani 


Klik www.gatra.com/telkomsel untuk daftar online kartuHalo Telkomsel tanpa harus datang ke kantor GraPARI

Ervan
28-12-2015 14:58