Main Menu

Ibas: Revisi UU Terorisme Jangan Hanya Karena Teror Bom Sarinah!

Ervan
20-01-2016 20:25

Edhi Baskoro (GATRAnews/Ervan Bayu)

Jakarta, GATRAnews- Fraksi Partai Demokrat di DPR masih akan menimbang urgensi dari rencana revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Terorisme. Partai Demokrat, menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono selalu menegaskan dukungannnya jika revisi UU Terorisme bisa efektif memberantas terorisme.

"Untuk UU terorisme itu tentunya kita akan lihat dan dengar, bilamana diperlukan jadi bagian payung hukum untuk penguatan dan untuk basmi teroris tentu kita dukung," kata pria yang akrab disapa Ibas ini, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1).

Putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga menilai revisi UU Terorisme jangan hanya dilatarbelakangi teror bom dan penembakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Tapi kalau ada indikasi hanya karena insidentil dan hanya sesaat karena teror Sarinah kemarin, maka penanganan kewenangan saja malah jadi berlebihan," lanjutnya.

Fraksi Demokrat juga mengusulkan agar pokok pikiran dan latar belakang revisi UU Terorisme oleh pemerintah dan DPR disamakan terlebih dahulu dan menetapkan pasal-pasal mana yang perlu direvisi.

"Menuru kami harus terlebih dulu merubah pokok-pokok pemikiran di Undang-Undang tersebut. Kalau memang perlu (direvisi) pasal-pasal mana yang harus direvisi," ujar Ibas.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat


Klik www.gatra.com/telkomsel untuk daftar online kartuHalo Telkomsel tanpa harus datang ke kantor GraPARI

Ervan
20-01-2016 20:25