Main Menu

PKS Bantah Tak Dukung Ahok Karena SARA

Ervan
15-08-2016 07:30

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkapkan alasan mengapa tak mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta. Bukan karena isu SARA tetapi PKS menginginkan Jakarta dipimpin oleh orang yang lebih baik. Kriterianya jujur, tegas, santun, dan humanis.

 

“Kami dengan beberapa parpol tengah menjajagi sejumlah nama guna mencari calon pemimpin yang lebih baik,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid dalam siaran persnya, Senin (15/8).

 

Hidayat menyampaikan, masih banyak kandidat gubernur yang lebih baik dibanding Ahok, yang bisa bekeja dalam tim, tidak one man show atau ingin menonjolkan diri sendiri.  Dan yang juga tidak kalah penting adalah soal konsistensi.

 

Terkait dengan soal konsistensi, Hidayat memandang Ahok bukan orangnya. Ia mencontohkan sikap Gubernur DKI Jakarta itu yang menolak cuti selama masa kampanye Pilgub Jakarta 2017 mendatang. Padahal dalam Pilgub tahun 2012 lalu dia yang lantang meminta agar Fauzi Bowo mundur untuk menjaga netralitas birokrasi.

 

“Lha sekarang kok malah dia yang menolak. Padahal cuma cuti kampanye bukan mundur,” terang Hidayat.

 

Hidayat memandang, penolakan Ahok untuk cuti sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, sama saja tidak menghargai partai-partai yang akan mengusungnya, yakni Golkar, Gerindra, dan Nasdem. Pasalnya, Karena partai-partai tersebut ikut membahas dan menyetujui UU itu.

 

“Bahkan itu tidak menghargai Presiden RI, karena UU tersebut disetujui dan ditandatangani Presiden. Padahal Presiden RI Pak Jokowi kan teman Ahok juga," ucap Hidayat.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

Ervan
15-08-2016 07:30