Main Menu

PDIP: Jokowi Jangan Diam Saja Fotonya Dipakai Kampanye Golkar

Ervan
15-09-2016 07:46

Arteria Dahlan (ANTARA/Zul Sikumbang/re1)

Jakarta, GATRAnews - Manuver Partai Golkar yang menginstruksikan kadernya memasang poster dan foto Joko Widodo (Jokowi) yang diusungnya sebagai Capres 2019 memantik reaksi keras dari PDI Perjuangan. Politisi PDIP Arteria Dahlan bahkan meminta kepada Jokowi sebagai Presiden agar menolak manuver partai berlambang beringin itu.

 

"Saya pribadi menyarankan sebaiknya Presiden Jokowi segara memberikan sikap jelas dengan menolak penggunaan gambar dirinya oleh pasangan calon tertentu dalam Pilkada," katanya kepada wartawan, Rabu (14/9).

 

Hal tersebut menurut anggota Komisi II DPR ini penting agar tak ada kesan Jokowi sebagai pemimpin negara membiarkan figurnya digunakan demi kepentingan satu kelompok saja.

 

"Langkah itu juga untuk memastikan agar tidak terkesan pembiaran ataupun keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon," sambungnya.

 

Undang-Undang Pemilu dan Peraturan KPU pun telah melarang foto Presiden digunakan untuk kampanye parpol ataupun calon kepala daerah. Arteria mendesak Golkar agar tunduk kepada UU yang berlaku.

 

"Kesepakatan KPU, Bawaslu, Pemerintah (kemendagri) dan DPR RI secara aklamasi ini bersifat mengikat dan wajib hukumnya untuk dilaksanakan sebagaimana diatur dalam pasal 9 UU No 10 tahun 2016. Karena itu secara terang dan jelas telah beririsan dengan pengaturan norma dalam konstitusi, melanggar serta bertentangan dengan UU Pilkada dan telah melanggar peraturan perundangan, khususnya PKPU yang tanggal 15 September ini disahkan," ucapnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

Ervan
15-09-2016 07:46